HMI Desak PJ Walikota Langsa Hengkang Karena Dugaan Berbagai Konspirasi

Langsa – Pujatv.com : Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh hmi cabang Langsa berlangsung panas di depan kantor DPRK dan pemko Langsa, pada kamis sore.
Dalam orasinya, HMI mengecam kebijakan pemerintah kota Langsa terkait rencana pembelian mobil dinas baru yang menelan biaya miliaran rupiah. Mereka mendesak agar rencana tersebut dibatalkan tanpa negosiasi, dan pemerintah kota diminta untuk lebih memprioritaskan penyelesaian tunggakan gaji perangkat di 66 desa yang ada di wilayah kota Langsa.
Tak hanya itu, massa mendesak penjabat wali kota Langsa untuk angkat kaki dari kota Langsa, mereka menduga sang pejabat terlibat dalam konspirasi yang menyebabkan polemik berkepanjangan di tubuh pemerintahan demi kepentingan pribadi dan kelompok tertentu.

Ketua HMI cabang Langsa, abdi maulana, mengatakan, HMI juga turut mengecam tiga fraksi di DPRK Langsa, yakni fraksi PA, PKS, dan Gerhana. Mereka menuntut agar fraksi-fraksi tersebut segera menyelesaikan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), demi mengoptimalkan fungsi legislatif dalam mengontrol jalannya pemerintahan serta mempercepat proses pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih.
Aksi ini juga diwarnai dengan pembakaran ban dan pelemparan telur ke arah kantor pemerintahan sebagai simbol kekecewaan mendalam terhadap kondisi pemerintahan kota Langsa saat ini.

Menanggapi hal tersebut, ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, menyebutkan bahwa atas tintuntan yang dilayangkan kepada DPRK langsa akan segera ditindaklanjuti secepetnya, Melvita juga berharap kepada anggota DPRK Langsa bisa bersinergi agar dapat menyelesaikan persoalan ini dengan baik.
Aksi berjalan kondusif dan dikawal pihak kepolisian, masyarakat kini menunggu aksi nyata dari pemerintah.





