Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke II tingkat Provinsi Aceh tahun 2021 yang dilaksanakan sejak tanggal 12-16 Oktober 2021, di Komplek Asrama Haji ini di ikuti oleh 20 kabupaten/kota dari 23 kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Aceh.

Menjelang malam penutup perhelatan MQK, sejumlah peserta pada berbagai cabang perlombaan yang memasuki babak final, sudah mulai bertanding di arena komplek Asrama Haji sejak pagi tadi Sabtu, (16/10).  Adapun cabang yang di perlombakan, yakni Akhlak, Tauhid, Fiqih, Tarikh, Ilmu Tafsir, Hadist, Nahwu, Ushul Fiqh, Tafsir Dan Balaghah.

Pantauan jurnalis Puja Tv di lapangan, sesaat setelah diumumkannya kabupaten/kota yang mendominasi ke tahap final, yaitu Banda Aceh sebanyak 16 peserta, Aceh Besar 15 peserta,  Aceh Selatan 13 peserta, Aceh Utara 9 peserta, Subulussalam 8 peserta, Bireuen 8 peserta, Pidie 8 peserta, Lhoksemawe 8 peserta, Aceh Barat 7 peserta, dan Aceh Timur sebanyak 6 peserta.

Sekretaris panitia perlombaan MQK ke II tahun 2021 mengatakan, semua peserta dari seluruh kabupaten/kota sudah menampilkan yang terbaik di depan para tim penilai. Namun, untuk saat ini memang yang berada di posisi dan bersaing ketat, masih di pimpin oleh Banda Aceh dan Aceh Besar, namun semua bisa berubah sebelum final akhir di tentukan.

Terkait 3 kabupaten, kota yang tidak mengirimkan pesertanya pada event 2 tahunan ini, dirinya menyebutkan karna terkendala finansial dari kabupaten/kota tersebut.

“Menurut dewan hakim ada  3 Kabupaten yang menepati posisi urutan atas diantaranya Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Selatan yang akan bersaing pada hari ini untuk memperebutkan posisi 1 , 2 dan 3. Kita tidak bisa memprediksikan untuk juara karena ke tiga Kabupaten tersebut mempunyai perserta yang mumpuni untuk bersaing di final ini sehingga kita tidak tahu  siapa yang mendapatkan juara umum , juara 1,2 dan tiga,” jelas Irwan, S.Hi, Sekretaris Panitia MQK II

Sementara itu, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara yang berada di lokasi kegiatan saat menjelang malam penutup dan final malam ini, merasa bersyukur karna kafilah dari Aceh Utara bisa masuk ke babak final meski hanya 9 orang. Ia juga mengatakan, seluruh kafilah perwakilan Aceh Utara merupakan santri-santri yang mondok di kabupaten setempat.

“Alhamdulillah kafilah Aceh Utara masuk ke babak final dengan jumlah 9 orang, IsnyaAllah kita harapkan semoga difinal nanti mendapatkan hasil yang maksimal. Peserta yang mewakili Aceh utara merupakan santri-santri yang mondok di kabupaten setempat,” ungkap Tgk. Abdullah Hasbullah, S.Ag, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini