Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Memulai usaha budidaya ikan keramba apung sudah di mulai Taufik sejak tahun 2005 lalu, bibit ikan-ikan di keramba apungnya di beli dari nelayan dengan harga sesuai ukuran ikan tangkapan nelayan.
Ikan-ikan di kerambanya pun memiliki rasa yang khas dari ikan budidaya biasanya, karena untuk pakan ikan sendiri Taufik tidak memberikan pakan ikan jadi atau pelet, melainkan ia memberi ikan segar hasil tangkapannya, di sekitar keramba ikan miliknya, yang berada di kawasan ulee lheue banda aceh.
Aneka ikan pun tersedia di keramba yang berukuran 4×6 meter, kedalamannya tergantung tingkat air, karena keramba tersebut langsung terhubung dengan laut lepas.
Saat ini Taufik sudah memiliki sebanyak tujuh petak keramba yang di buatnya, ikannya pun beraneka macam, dengan harga jual per kilogramnya hanya delapan puluh ribu rupiah.
Dengan harga yang cukup terjangkau, bisa mendapatkan ikan langsung dari keramba. Jadi, saat ada pembeli, ikannya masih segar.
Taufik mengatakan, saat ini penjualan ikan segar masih sangat diminati warga, namun untuk pasokan lokal Taufik mengaku belum terpenuhi sepenuhnya.
Saat pandemi seperti sekarang ini pun, warga masih tetap mengincar ikan segar untuk dapat di konsumsi bersama keluarga dirumah.
“Permintaan pembeli dari luar daerah juga ada, namun sementara ini untuk memenuhi kebutuhan permintaan lokal jumlah ikannya masih kurang,” ujar Taufik.
Selain membeli ikan, pengunjung juga bisa merasakan sensasi memancing ikan atau memberi pakan ikan segar di keramba apung.






