Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang anak remaja, diduga dikeroyok oleh sejumlah temannya sendiri heboh ditengah masyarakat, pasalnya penganiayaan tersebut terjadi di dalam masjid. Video kekerasan remaja tersebut, sudah beberapa hari viral di media sosial.
Petugas dari Polres Aceh Barat langsung menurunkan tim, untuk menyelidiki viralnya aksi pengeroyokan yang dilakukan beberapa orang terhadap seorang remaja yang terjadi di dalam masjid.
Dari hasil penelusuran petugas, peristiwa tersebut terjadi di Masjid Nurul Huda, Meulaboh, Aceh Barat. Aksi penganiayaan ini terjadi pada sabtu dini hari, setelah sejumlah remaja tersebut melakukan tadarus pada malam Ramadhan.
Menurut polisi, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi karena korban berinisial IM usia 15 tahun, tidak mau memberikan rokok saat diminta oleh para pelaku, sehingga korban dianiaya secara bersama-sama.
Sementara itu, AKBP Pandji Santoso, Kapolres Aceh Barat membenarkan, adanya peristiwa tersebut, korban dan pelaku semua masih di bawah umur, peristiwa memang terjadi di dalam masjid usai tadarus, namun kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai. Meski kedua keluarga sepakat berdamai, namun menurut Kapolres Aceh Barat, peristiwa tersebut menjadi atensi semua pihak. Selain lingkungan, keluarga juga bisa mengawasi anak-anak mereka lebih ketat lagi, agar kejadian yang serupa tidak terulang lagi.
“Kami dari Polres Aceh Barat menerima laporan tentang adanya adek-adek yang melaksanakan ibadah atau tadarrus kemudian terjadi keributan. Hal ini kami dalami dan telusuri apa betul terjadi keributan, pemukulan dan pengeroyokan. Kami bersama polsek dan babinkamtibmas berusaha melakukan penyidikan pada awalnya namun kedua belah pihak berdamai dan kami menjembatani karena dari padangan orang tua mereka saling bertetangga dan satu kampung” tutur AKBP Pandji Santoso, Kapolres Aceh Barat.






