Nasabah sedang melakukan transaksi di BSI Subulussalam, Aceh.

Subulussalam PUJATVACEH–  Sudah hampir sepekan koneksi Bank Syariah Indonesia (BSI), di kota Subulussalam, provinsi Aceh  mengalami masalah, dari jaringan yang tidak ada koneksi hingga mesin ATM pun tidak bisa digunakan untuk melakukan seluruh transaksi. Nasabah merasa kecewa dan mengeluh karena tidak dapat bertransaksi menjelang lebaran.

Buruknya pelayanan dan sistem BSI, yang terjadi diseluruh wilayah aceh, membuat para nasabah mengeluh , termasuk para nasabah di Subulussalam. Mereka mengaku kecewa dan mengeluh  akibat pelayanan BSI.

Di kota Subulussalam, nasabah mengalami kerugian pada saat selesai melakukan transaksi pengiriman uang melalui  ATM.  Uang tersebut tidak terkirim  ke nomor rekening tujuan. Namun saldo yang ada sudah terpotong. Nasabah juga harus menanggung , uang yang telah terpotong oleh sistem dan baru bisa dikembalikan pihak Bank hingga 20 hari mendatang.

Saat ini terlihat, para nasabah hilir mudik didalam bank hingga ke ATM  BSI yang ada,  mereka keluar masuk ATM yang satu ke ATM yang lainnya. Namun hasilnya sama, nasabah tidak bisa menarik uang atau melakukan transaksi  apapun.

“Sudah tiga hari saya kesini tetapi belum bisa juga diakses, jika kira-kira belum bisa dimerger tidak usah dicoba-coba yang akan jadi korban masyarakat dan pengusaha, karena kita dikejar karyawan untuk bayar gaji”. Kritik Saiful nasabah BSI kota Subulusssalam

Hingga saat ini, belum diketahui sampai kapan jaringan bermasalah ini bisa teratasi, sementara itu pihak bank masih enggan memberikan klarifikasi terkait hal ini, melalui pesan singkat, pihaknya hanya menyampaikan kepada nasabah untuk bersabar serta pernyataan maaf atas bermasalahnya sistem pada Bank Syariah Indonesia di seluruh Aceh.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments