LhokseumawePujatvaceh.com Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe hingga saat ini, masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembajakan running text lampu lalu lintas,  yang bertuliskan teror terhadap Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya di Simpang Jam, Jalan Merdeka, Kecamatan Banda Sakti, beberapa waktu lalu.

Kasatreskrim Polres Lhokseumawe, Akp Yoga Panji Prasetya, mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa 5 orang saksi dan ahli, termasuk dari Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe selaku pelapor.

Menurutnya, kepolisian telah meminta bantuan ahli dari Universitas Malikussaleh, namun belum ada gambaran yang jelas. Sehingga pihaknya meminta vendor running text tersebut  untuk mencari alat bukti lainnya.

Disinggung terkait unsur pencemaran nama baik, Yoga menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih fokus mencari tahu siapa pelaku dari pembajakan tersebut.

“Terkait running text yang viral kemarin, dari kita pihak Satreskrim Polres Lhokseumawe masih melakukan penyelidikan sambil berkoordinasi dengan beberapa saksi dan ahli. Dan kemarin kita sudah meminta bantuan ahli dari Unimal tapi belum ada gambaran yang jelas, mungkin untuk kedepan kita akan coba ke pihak vendornya,” jelas AKP Yoga Panji Prasetya.

Sebelumnya, kata-kata yang berisikan teror terhadap Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya, muncul dilayar running text lampu lalu lintas, di Simpang Jam, Jalan Merdeka, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Rabu (25/9) lalu. Diduga, running text tersebut diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, serta mengandung unsur politis.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments