ACEH BARAT- PUJATVACEH DPR Kabupaten Aceh Barat menggelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah perusahaan tambang, terkait dugaan adanya perusahaan yang tidak memberikan kontribusi untuk daerah, serta terjadinya kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah setempat. (04/12/2020)

Sebelumnya diketahui  kerap terjadinya penambangan emas ilegal di Kawasan Daerah Aliran Sungai Atau Das Di Kecamatan Sungai Mas Kabupaten Aceh Barat.

Untuk memastikan kondisi tersebut, DPRK Aceh Barat mengadakan rapat dengan sejumlah perusahan tambang.  Diantaranya  PT. Magellanic Garuda Kencana dan juga dihadiri perusahaan tambang batubara PT. Mifa Bersaudara serta perusahaan daerah atau PD Pakat Beusare.

Saat Berlangsungnya RDP, DPRK Aceh Barat Menyoroti PT. Magellanic Garuda Kencana yang diduga tidak memberikan kontribusi terhadap daerah,  serta telah terjadinya kerusakan jalan akibat aktivitas pertambangan.

Mengangapi hal itu, manajer PT. Magellanic Garuda Kencana, Miswar mengatakan, pihaknya akan berkomitmen untuk memberikan kontribusi agar Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) meningkat.

“Aktivitas tambang emas yang yang kami laksanakan baru sekitar 2 bulan beroperasi dan masih banyak kendala yang dihadapi. Kami berharapa agar tidak disamakan dengan perusahaan lainnya yang sudah bertahun-tahun menjalankan aktivitas di Aceh Barat” ujar  Miswar.

Pihaknya menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tambang emas di Aceh Barat, untuk mengurangi adanya aktivitas tambang ilegal yang selama ini marak di kawasan kecamatan Sungai Mas.

“Menyangkut hak daerah, akan kami usahakan untuk disalurkan untuk kepentingan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat”, pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments