Wali Kota Lhokseumawe diminta turun tangan, jalan Negara kembali makan korban

Lhokseumawe – Pujatv.com : Kondisi jalan nasional di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, kini menjadi sorotan masyarakat dan kalangan mahasiswa. Jalan yang telah dikeluoas sejak beberapa waktu lalu hingga kini belum juga diperbaiki, sehingga meninggalkan permukaan jalan yang rusak, berdebu, dan dipenuhi bebatuan yang membahayakan pengendara.
Akibat kondisi tersebut, kecelakaan kerap terjadi dan pengendara sepeda motor menjadi pihak yang paling terdampak. Warga menilai lambannya penanganan jalan itu menunjukkan minimnya perhatian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe kepada Pujatv.com pada 13 Mei 2026, Muhammad Irfan , mengecam lambannya tindak lanjut perbaikan jalan yang dinilai telah merugikan masyarakat dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kami meminta Wali Kota jangan tutup mata terhadap kondisi ini. Jalan yang dikerok lalu dibiarkan tanpa perbaikan jelas menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Keselamatan warga tidak boleh diabaikan. Pemerintah harus segera bertindak sebelum semakin banyak korban berjatuhan di jalan tersebut, seperti yang terjadi baru-baru ini dan nyaris setiap hari ada warga yang kecelakaan” tegas Muhammad Irfan .
Padahal sebelumnya, pada 7 Mei 2026, dirinya bersama sejumlah mahasiswa telah menyerahkan 15 poin petisi untuk Kota Lhokseumawe kepada Wali Kota Lhokseumawe. Salah satu poin utama dalam petisi tersebut adalah terkait percepatan perbaikan jalan yang rusak dan membahayakan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses perbaikan jalan nasional tersebut dapat segera diselesaikan. Ia menilai persoalan infrastruktur jalan bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe dan instansi terkait untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan tersebut. Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan pengelupasan badan jalan , tetapi juga memastikan jalan kembali layak digunakan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.(*)





