Rafly Kande Hengkang Dari Pks, Sindir Perlakuan Tak Adil

Banda Aceh – Pujatv.com: Merasa dizalimi, eks anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rafly Kande resmi nyatakan mundur dari keanggotaan partai keadilan sejahtera (Pks) akibat perselisihan pada pemilihan legislatif (PILEG) 2024 lalu .
Rafly sendiri bukanlah kader inti dari partai yang dipimpin oleh Ahmad Syaikhu, Rafly sadar. Dirinya hanya seorang seniman, yang ingin berjuang di parlemen melalui PKS. Hingga akhirnya, terpilih sebagai anggota dewan pada periode 2019-2024 silam.

Namun, pada pileg 2024 lalu, Rafly yang kembali maju sebagai incumbent, kalah bersaing dengan kandidat lainnya, yakni Ghufran Zainal Abidin, yang kini menjadi anggota DPR RI. Rafly menduga, kekalahan dirinya dalam PILEG 2024 lalu, akibat adanya penggelembungan suara sesama kader PKS.
Dirinya mengaku memperoleh sekitar 45 ribu suara pada pileg 2024. Namun, dirinya merasa bahwa proses tersebut dicederai, dengan menzalimi hak suara yang telah didapatkan. Terhadap perselisihan suara itu, dirinya telah mengadu kepada petinggi partai, dan disarankan untuk diselesaikan secara internal partai, dan tidak membawanya ke mahkamah konstitusi (MK).

Namun, setelah lama menunggu penyelesaian permasalahan perselisihan suara, antara dirinya dan Ghufran di tingkat mahkamah partai, tidak terjadi sesuai yang dijanjikan, meski Rafly sudah berulang kali menyampaikan kepada pemangku pimpinan di PKS.
Sementara itu, ketua DPW PKS Aceh, Makhyaruddin Yusuf mengatakan bahwa apa yang menjadi pilihan dari Rafly Kande merupakan hak demokrasi setiap orang. PKS Aceh mengucapkan terimakasih atas kerja Rafly Selama Beberapa Tahun Ini.
Disinggung akan berlabuh kemana nantinya, Rafli Kande yang juga musisi aceh ini belum memberikan jawaban pasti dan masih ingin bersilaturahmi dahulu dengan parnas, parlok dan teman sejawatnya.





