Aceh Utara – Pujatvaceh.com – Data sementara yang di himpun Puja TV Aceh, korban banjir di Aceh Utara saat ini sudah mencapai 20 ribu jiwa yang tersebar di enam kecamatan diantaranya, kecamatan Matang Kuli, kecamatan Samudra, Banda Baro, Pirak Timu, Tanah Luas dan kecamatan Langkahan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara. Mulyadi menyebutkan, data sementara pada Senin 23 Januari 2023 ada 45 gampong terendam banjir dari total 852 gampong yang ada di Aceh Utara, meski sedikit sudah surut jika hujan terus menerus tanggul sungai jebol maka di pastikan akan terus meluas lagi.

Menurutnya, pengungsi terbanyak berada di kecamatan Pirak Timu dan Matang sementara di kecamatan Langkahan masih dalam pendataan pihak BPBD. Kecamatan Langkahan sebagai kecamatan terparah banjir kali ini, ketinggian air mencapai 3 meter sehingga membuat desa terdampak harus di jangkau dengan perahu.

“Untuk perkembangan hari ini, sudah terjadi air sudah ada di beberapa titik di kabupaten Aceh Utara yang tergenang banjir, itu sudah mulai surut sedikit. Walaupun demikian kita telah meningkatkan intensitas penjagaan antisipasi untuk kemungkinan kewaspadaa ada peningkatan atau penambahan debit air lagi atau wilayah yang akan terkena.  Yang terdampak yaitu 4.234 KK, kemudian 21.389 jiwa itu yang terdampak, itu yang terdampak akses banjir. Tetapi di beberapa titik yang ada di langkahan, tempat pengungsiannya sudah mulai kemaren itu ada 4, ini tinggal 2 lagi informasi tadi siang kita input itu tinggal 2 lokasi lagi. Kemudian teman – teman media kami sampaikan, tim kita sudah berada disana juga dan kemaren tadi malam juga melakukan evakuasi – evakuasi bagi rumah – rumah yang memang tidak bisa ditempati lagi yang tidak bertahan dirumah langsung kita evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi disana, baik itu tempat sarana ibadah yang tidak tergenang, kemudian meunasah yang tidak tergenang atau tempat yang lebih tinggi disana itu kita evakuasi, kemudian hal ini kita tidak melaukan sendiri tetapi bersama teman – teman lintas sector lainnya, DINSOS, TNI, POLRI kemudian lembaga – lembaga lainnya yang ada bersama kita di Aceh Utara, ke lokasi untuk sama – sama melakukan penanganan disana apa yang bisa kita lakukan sekecil apapun” ucap Mulyadi, KABID Pencegahan BPBD Aceh Utara.

BPBD Aceh Utara terus melakukan sejumlah langkah di antaranya menyalurkan bantuan masa panik bagi korban banjir, guna mempermudah distribusi bantuan, pihaknya berkodinasi dengan berbagai unsur terkait baik kabupaten maupun kecamatan dan gampong yang terdampak.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments