Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Muhammad Irfani (17), warga Desa Peunaga Cut, hilang tenggelam dibawa derasnya arus, saat sedang mandi sungai bersama 3 teman santrinya di desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kawai 16, Kabupaten Aceh Barat.
Korban yang merupakan santri di Pesantren Serambi Aceh ini diduga tenggelam saat mandi di sungai sebelum menunaikan shalat Jum’at. Selain karena arus sungai yang begitu deras, korban tenggelam diduga akibat tidak bisa berenang, sehingga tubuh korban hilang dalam keruhnya air sungai.
Puluhan personil gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pos SAR Meulaboh dibantu warga, dikerahkan ke lokasi kejadian untuk pencarian korban. Penyisiran menggunakan 2 perahu karet, serta dilakukan penyelaman yang dibantu oleh warga setempat.
Namun proses pencarian korban sempat terkendala akibat air sungai yang keruh dan deras, sehingga mengakibatkan aktivitas penyelaman sulit dilakukan,
“Mungkin santri disini memang terbiasa lebih nyaman mandi di sungai tapi karena mungkin si korban tidak pandai berenang, jadi Muhammad Irfani 17 tahun hilang di sungai sampai sekarang belum ketemu, dan kami masih melakukan penyisiran” ungkap Kismar.
Dari pantauan di lokasi, ratusan warga dan santri berada di seputaran bantaran Sungai Meureubo guna membantu proses pencarian, namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan.
Lantas, proses pencarian kembali dilakukan pada hari ini oleh petugas menggunakan perahu karet serta menerjunkan penyelam dari Basarnas Pos Meulaboh.






