Sofyan Daud Minta Dana CSR Perusahaan Untuk Latih Pemuda Aceh Hadapi Era Industri Tambang

Lhokseumawe – Pujatv.com : Aceh memiliki potensi sumber daya mineral yang cukup besar. Lokasi spesifik persebaran mineral ini, dapat dilihat pada peta geologi dan peta potensi sumber daya mineral yang dikeluarkan oleh dinas ESDM Aceh.
Berdasarkan data pada pusat data dan informasi kementerian energi dan sumber daya mineral, terdapat 39 jenis komoditas mineral dan batu bara di bumi Aceh.
Komoditas mineral itu terdiri atas logam, yaitu besi primer, timbal, seng, emas primer, perak, tembaga, molybdenum, air raksa, platina, pasir besi, emas aluvial, kobalt, titan placer, besi laterit, dan nikel.

Selain itu, terdapat pula komoditas mineral bukan logam dan batuan, seperti batu gamping, marmer, granit, andesit, lempung, sirtu, diorit, tras, rijang, serpentinit, basal, ultrabasa, felspar, dolomit, pasir kuarsa, dasit, bentonit, kuarsit, batu sabak, fosfat, magnesit, giok, dan kayu terkersikkan, termasuk juga batu bara, yang banyak terdapat di Aceh Barat, bahkan sudah dieksploitasi. Begitu juga dengan migas, sudah bukan hal baru bagi warga Aceh, bahkan sejarah sudah mencatat masa kejayaan kilang ekspolrasi lng arun di Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Terkait dengan potensi besar tersebut, pemerintah belum maksimal dalam mempersiapkan SDM Aceh, dalam menghadapi booming nya industri pertambangan kedepannya nanti, warga Aceh harus mengambil peran dalam industri ini dengan mempersiapkan diri sedini mungkin, dengan pendidikan dan pelatihan.

Dibalik keterbatasan dana Pemerintah Aceh, Menurut Sofyan Daud, mantan Panglima Gam Wilayah Pase, seharusnya pemerintah bisa bekerjasama dengan beberapa perusahaan di Aceh, untuk menggunakan dana Csr mereka untuk pelatihan dan pendidikan putra Aceh, agar siap masuk ke industri pertambangan kelak.
Sofyan daud menyebutkan beberapa perusahaan, salah satunya PT Medco di Kabupaten Aceh Timur saat diwawancarai Puja TV Aceh.





