UIN Ar Raniry Banda Aceh Beri Penghargaan Perdamaian Kepada Sejumlah Tokoh Damai Aceh

Banda Aceh – Pujatv.com : Wakil Presiden Republik Indonesia Ke 10 Dan 12 Jusuf Kalla Atau JK, Merupakan Salah Satu Penerima Penghargaan Sebagai Tokoh Perdamaian Aceh, Pada Peringatan 20 Tahun Damai Aceh, Penghargaan Yang Berikan Kepada Para Tokoh Perdamaian Aceh, Sebagai Wujud Apresiasi Atas Dedikasi Mereka Dalam Menjaga Dan Merawat Perdamaian.
Namun Sayangnya, Kalla Gagal Terbang Ke Aceh, Lantaran Pesawat Yang Ditumpangi Mengalami Kerusakaan Pada Mesin Hingga Membutuhkan Waktu Untuk Perbaikan.

Acara Yang Berlangsung Museum UIN Ar Raniry, Pada Kamis Kemarin, Juga Dihadiri Beberapa Tokoh Perdamaian Aceh Lainnya.
Kalla Yang Ikut Bergabung Via Zoom Dalam Acara Tersebut, Mengucapkan Terima Kasih Atas Penghargaan Yang Diberikan, Kalla Juga Menjelaskan Salah Satu Unsur Dari Perjanjian Mou Helsinki Adalah Ekonomi, Yang Awalnya Aceh Hanya Mendapatkan 15 Persen, Tapi Setelah Perjanjian Mou Helsinki, Aceh Mendapatkan 70 Persen Dari Minyak Dan Gas Bumi, Dan Merupakan Yang Tertinggi Di Indonesia, Penghargaan Langsung Diserahkan Oleh Rektor Universitas UIN AR RANIRY, Profesor Mujiburrahman, Kepada Para Penerima Penghargaan.

Zaini Abdullah, Yang Merupakan Anggota Tim Perunding GAM Di Helsinki, Dan Juga Mantan Gubernur Aceh Yang Ikut Menerima Penghargaan, Berharap Agar Pemerintah Saat Ini Memperbaiki Kekurangan, Dan Kedamaian Ini Akan Terus Berlanjut.
Shadia Marhaban, Salah Satu Perempuan Yang Mengikuti Perjanjian Damai Di Helsinki Sebagai Tim Runding Gerakan Aceh Merdeka Atau GAM, Pada Tahun 2005, Mengatakan Bahwa Meski Saat Ini Masih Banyak Kekurangan Namun Proses Damai Harus Tetap Dijaga, Karna Semua Itu Butuh Proses.
Shadia Juga Mengatakan, Perdamaian Memberi Peluang Besar, Tetapi Manfaatnya Hanya Akan Terasa Jika Perempuan Mampu Memanfaatkannya Secara Maksimal.





