Aceh Besar – Pujatvaceh.com – Silaturahmi Ulama Aceh (SUA) yang di gelar di gedung HJ. Yusriah, di kawasan Darul Imarah, Aceh Besar resmi ditutup pada Kamis siang kemarin. Acara yang berlangsung sejak 10-11 November 2021 ini, dihadiri oleh ratusan ulama Aceh, serta Pangdam Iskandar muda Mayjen TNI Achmad Marzuki.
Acara silaturahmi yang mengusung tema peran ulama dalam perbaikan politik Aceh, menghasilkan beberapa rekomendasi dari para ulama yang hadir, diantaranya mendorong perbaikan politik di Aceh untuk kemasalahatan umat.
Ada 16 anggota tim perumus hingga menghasilkan 11 poin rekomendasi, setelah menyimpulkan pendapat-pendapat dari para ulama terkait kondisi terkini tentang dunia perpolitikan di Aceh.
Salah satu isi rekomendasi pada poin ke sebelas, ulama menawarkan beberapa hal kepada Parpol yang ada di Aceh, berkaitan dengan perbaikan dalam bidang politik dan pemerintahan.
Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab selaku inisiator dan anggota tim perumus yang ditunjuk, sesuai acara penutupan mengatakan, inti dari pertemuan itu adalah bagaimana para ulama memiliki peran dalam perbaikan politik, sehingga menjadi paradigma baru dalam perpolitikan di Aceh. Jelas Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop)
Sementara itu, ketua panitia pelaksana kegiatan SUA mengatakan, ini bukan kegiatan perdana, ke depannya akan ada lagi kegiatan seperti ini.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, acara yang dihadiri oleh 400 lebih ulama-ulama dan juga termasuk ulama sepuh aceh, acara ini bertujuan untuk mendengarkan apirasi-aspirasi dari seluruh ulama aceh untuk bertujuan kebaikan politik aceh. Tgk. H. Umar Rafsanjani Ketua Panitia SUA
Enam belas anggota tim perumus, yang ditunjuk untuk menyimpulkan beberapa pendapat dari para ulama, yakni Tgk. H. Muhammad Amin Daud atau Ayah Cot Trueng, Tgk. H. Muhammad yusuf a Wahab atau Tu Sop Jeunieb, Tgk H Faisal Ali atau Abu Sibreh, Waled Sirajuddin Hanafi, Tgk. H. Rasyidin Ahmad atau Waled Nura, Abi Bukhari Husni Aceh Tenggara, Tgk Dr. Muntasir a. Kadir atau Ayah Mun, Tgk Dr. Safriadi MA, Abi Hidayat Muhibuddin Waly, Tgk Dr. Iskandar Zulkaren, serta ada juga ulama muda seperti Tgk. Masrul Aidi, Tgk Umar Rafsanjani, Tgk. Rizwan H. Ali Ma, Tgk Dr. T. Zulkhairi, Tgk Usman Yacob Bener Meriah, dan Tgk. Harmen Nuriqmar.



