
LANGSA – PUJATVACEH – Kawasan Perumnas Dusun Bukit Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro merupakan salah satu daerah yang terparah terdampak saat banjir. Normalisasi atau pengerukan parit serta keberadaan waduk yang dibangun pemerintah dikawasan itu terbukti belum efektif untuk menanggulangi masalah banjir. (10/6)
Warga berharap pemerintah Kota Langsa bisa mencari solusi terbaik untuk membantu mengatasi banjir ini, terlebih kawasan itu merupakan daerah rawan banjir.
Iskandar, salah satu warga yang terdampak banjir mengaku selalu khawatir jika hujan mulai turun, bahkan ia dan keluarga sudah bersiap mengamankan beberapa perabotan rumah tangga karena ketika hujan lebat dalam dua jam saja air sudah meluap ke pemukiman dan menyebabkan banjir hingga mencapai ketinggian setengah meter.
“Kalau sudah hujan deras otomatis datang banjir setinggi lutut. Dalam tahun ini sudah 5 kali banjir masuk dalam rumah. Kami siap siaga naikkan barang barang jika sudah hujan deras”, Kata Iskandar, warga setempat.
Sementara itu Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Langsa, Yuyun Oriza, ST mengatakan bahwa sudah melakukan normalisasi dibeberapa titik kepada gampong yang rawan banjir. Namun, mungkin untuk Gampong Perumnas sendiri persoalannya adalah debit air yang tinggi dari arah PTPN 1 Kota Langsa sehingga bendungan dan parit tidak bisa menampung kondisi tersebut.
“Hari ini di Gampong Paya Bujok Seulemak tadi sudah kami lakukan normalisasi sepanjang aliran Kawasan ujung PTPN, dan beberapa perbaikan supaya debit air yang tinggi bisa tertampung”, Tutur Yuyun Oriza, ST, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Langsa.
Dinas PUPR Kota Langsa bersama dinas terkait seperti BPBD akan melakukan peninjauan ulang dan akan terus melakukan normalisasi sehingga hal tersebut nantinya dapat diatasi dan ditanggulangi.





