Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Kodiklatad, Mayjen TNI Nisan Setiadi memantau langsung kesiapan senjata Alutsista yang dimilik oleh TNI Den Arhanud, serta kesiapan personilnya.

Lhokseumawe – PUJATVACEH- Jelang peningkatan Detasemen menjadi Batalyon, Arhanud 001, Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Kodiklatad, Mayjen TNI Nisan Setiadi memantau langsung kesiapan senjata Alutsista yang dimilik oleh TNI Den Arhanud, serta kesiapan personil dalam mengoperasikan Alutsista di Detasemen Arhanud-001, CSBY, Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Penambahan Alutsista yang modernisasi perlu dilakukan sebagai upaya peningkatan pertahanan udara.

 

“Pengecekan dilakukan jelang peningkatan dari Detasemen menjadi  Batalyon, sehingga  diperlukan adanya peningkatan Alutsista yang lebih modern. Saat ini Detasemen Arhanud-001, masih menggunakan Senjata TD-2000, yakni komposit antara Rudal 57 mm, AA dengan Rudal QW-3, yang semuanya disatukan dalam bentuk kesisteman TD-2000, disitu ada radar, kendali tembak, meriam dan rudal”. Terang Mayjen TNI Nisan Setiadi.

 

Rencananya seluruh Alutsista dengan sistem manual akan digantikan dengan yang lebih maju serta modern, menggunakan sistem rudal, serta anti drone, untuk meningkatkan perlindungan dari serangan udara, seperti target drone yang bisa menghancurkan sasaran tanpa awak .

 

Rencananya tahun 2022  mendatang, Detasemen Arhanud-001 yang berada akan ditingkatkan menjadi batalyon, sehingga jika Detasemen itu hanya ada 4 peleton, maka nanti ke depan akan ada beberapa kompi tingkat Batalyon.

 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments