Aceh Barat Daya – Pujatvaceh.com – Puluhan nelayan dan pedagang ikan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya antusias mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Polres Aceh Barat Daya bersama TNI dari Kodim 0110, Aceh Barat Daya di area pelabuhan tersebut.

Sebelumnya, ratusan nelayan dan pedagang ikan di area pelabuhan PPI Ujung Serangga tersebut, sempat ada penolakan dan penyerang petugas tim vaksinator dan Satgas Covid-19, yang sedang melakukan vaksinasi di area pelabuhan. Pasca kejadian ricuh itu, Kepolisian bersama TNI melakukan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi kepada nelayan dan pedagang ikan secara persuasif dan komprehensif.

Usai dilakukan sosialiasi, akhirnya nelayan dan pedagang ikan mau di vaksin. Lantas, setelah menjalani vaksinasi pun, para nelayan tersebut, diberikan sejumlah bantuan sosial berupa sembako.,

Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar MT, mengatakan, proses vaksinasi yang di lakukan Plores Aceh Barat Daya bersama TNI terhadap nelayan dan pedagang ikan di area pelabuhan tersebut berjalan dengan lancar.

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati juga memberikan edukasi kepada para nelayan dan pedagang ikan, tentang vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi ini penting dilakukan untuk mencegah terpaparnya Covid-19 dan menambah imun tubuh sehingga kebal dari serangan virus Corona.

Muslizar menambahkan pemerintah tidak mungkin mencelakai warganya, maka dari itu warga di minta untuk tidak mudah percaya atas berita hoax atau informasi bohong.

“Selama ini ada isu bahwa kami melakukan pemaksaan vaksinasi tanpa sosialisasi, namun jauh hari kami sudah menghimbau tentang manfaat dan resiko vaksinasi. Jika yang bersangkutan tidak bisa di vaksin maka tim medis tidak memaksakannya. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi, karena dapat meningkatkan imun tubuh dan melindungi kita dari paparan virus Corona,” jelas Muslizar MT.

Sementara itu Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Muhammad Nasution, mengatakan antusias nelayan dan pedagang ikan di PPI dalam melakukan vaksinasi Covid-19 mulai tumbuh, setelah dilakukan sosialisasi tentang pentingnya vaksin. Namun, dari 50 orang yang mengikuti vaksin hanya 16 orang yang berhasil di vaksin, sementara sisanya tidak lolos skrining, karena memiliki riwayat penyakit yang tidak bisa di vaksin.

“Pada intinya antusias masyarakat sudah mulai tumbuh dalam mengikuti kegiatan vaksinasi yang di selenggarakan oleh pemerintah sekitar, Saat ini untuk vaksinasi di daerah Aceh Barat Daya diperkirakan sudah sampai 80%,” jelas AKBP Muhammad Nasution.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini