Nagan Raya – Pujatvaceh.com – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar tes Seleksi Kompetensi Dasar  (SKD) untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021, Pada pelaksanaan ujian seleksi kali ini dengan suasana berbeda karena untuk keluarga peserta yang akan mengikuti ujian seleksi dibatasi oleh panitia pelaksana akibat pandemi Covid-19.

Tes SKD CPNS tersebut dilakukan sejak tanggal 13 September hingga 13 Oktober mendatang, sementara keseluruhan peserta yang mengikuti ujian tersebut berjumlah 3152 orang dan memperebutkan 228 formasi. Pelaksanaan tes dilakukan dengan prokes serta pengamanan ketat dari pihak panitia seleksi.

Pelaksanaan tes tersebut dilakukan bertahap yaitu 2 sesi pagi dan siang kemudian 2 sesi siang dan sore. Kegiatan tes tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum memasuki ruangan tes.

Sejak pagi para pesera sudah tiba dilokasi ujian dan akan dilakukan pemerikasaan di beberapa pos untuk dapat masuk dan mengikuti ujian. Dalam pemeriksaan tersebut BPSDM Nagan Raya mengwajibakan peserta tes SKD CPNS untuk menunjukan surat rapid test untuk memastikan bahwa yang bersangkutan bebas dari Covid-19.

Koordinator Kantor Regional 13 BKN, Muhidin mengatakan, sejauh ini pelaksanaan ujian berlangsung lancar tanpa kendala, pihaknya juga akan memastikan untuk peserta tidak ada peluang untuk pemalsuan data peserta yang mengikuti ujian ini walaupun ada pihak yang dekat dengan pejabatl. Sementara untuk peserta yang terlambat mengikuti ujian tanpa ada alasan mereka otomatis gugur karena sistem.

“Hari ini kebutulan ada 4 Sesi, setiap sesi terdiri dari 90 peserta. Kita pastikan tidak akan pernah ada pengolaan atau pemalsuan data peserta walaupun ada kedekatan dengan pihak pejabat tertentu. Peserta yang terlambat dan tidak mengikuti ujian tanpa ada alasan mereka otomatis gugur karena sistem,” jelas Muhidin.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya, H. Jamin Idham, dalam tinjauannya mengingatkan untuk peserta CPNS untuk tidak percaya pada oknum yang menawarkan untuk dapat meluluskan peserta ke jenjang berikutnya, hasil ujian nantinya itu adalah murni hasil jeri payah sendiri.

“Kami mengimbau kepada seluruh perserta tes agar jangan percaya jika nanti ada calo, karena ini murni dengan hasil jeri payah pemikiran sendiri dan ini memang perlu belajar supaya nilainya bisa lebih maksimal,” ungkap Jamin Idham.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini