Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Mirza Mubaraq dipastikan akan maju sebagai Bakal Calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh periode 2022-2026. Hal itu ditandai dengan kedatangan dirinya bersama tim ke Kantor Sekretariat IMI Aceh di kawasan Lhong Raya Banda Aceh pada Selasa (20/12/22).
Kedatangan Mirza Mubarak yang turut didampingi para timnya ini guna melakukan penyerahan berkas formulir pendaftaran bakal calon ketua IMI Aceh untuk berkompetisi pada Musyawarah Provinsi IMI Aceh yang dijadwalkan akan berlangsung di Kota Banda Aceh pada 28-29 Desember 2022 mendatang.
Penyerahan berkas formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua IMI Aceh diserahkan langsung oleh Mirza kepada Ketua Penjaringan Musprov IMI Aceh, Adnan Yacob.
Kepada awak media, Mirza mengatakan bahwa tekadnya menjadi Ketua IMI Aceh untuk bisa terus memajukan IMI Aceh ke depannya. Jika ia terpilih sebagai Ketua IMI Aceh periode 2022-2026, dirinya mengatakan akan tetap sinkron dengan IMI pusat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan pariwisata khususnya di Aceh dan umumnya di Indonesia.
Salah satunya dengan cara menyelengarakan event otomotif baik roda dua maupun roda empat yang tergabung dalam IMI Aceh. Sehingga dengan adanya berbagai event otomotif tersebut, otomatis akan berefek kepada peningkatan pariwisata dan juga peningkatan perekonomian masyarakat.
“Insya Allah jika nanti terpilih kita tetap sinkron dengan program pusat yang sudah ada dalam visi misi utama yakni meningkatkan ekonomi Aceh dengan memaksimalkan sektor pariwisata di Aceh yang menggelar event otomotif baik roda dua maupun roda empat,” ujar Mirza.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua IMI Aceh, Adnan Yacob mengatakan dari dibukanya pendaftaran bakal calon IMI Aceh pada 13-16 Desember 2022, sudah ada 5 bakal calon yang melakukan pengambilan formulir, sedangkan batas pengembalian dijadwalkan dari 17-20 Desember 2022 pukul 16:00 WIB.
Setelah berkas formulir pendaftaran dikembalikan oleh bakal calon sesuai jadwal yang ditentukan tersebut, maka pihaknya akan terlebih dahulu melakukan verifikasi selama 3 hari untuk selanjutnya bisa ditetapkan sebagai calon ketua IMI pada Musprov IMI Aceh periode 2022-2026.
“Jadi singkatnya kita pencalonan di awal itu ada 5 balon dan sampai hari ini saudara Mirza yang menyerahkan berkas. Kemudian akan diverifikasi selama 3 hari dan akan kita sampaikan kembali nanti hasilnya,” kata Adnan.






