Pertumbuhan Pohon Mangrove Di Aceh Bisa Dipantau Secara Digital Barcode

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Dalam upaya menjaga ekosistem dan keberlangsungan tanaman mangrove di Provinsi Aceh, berbagai terobosan dilakukan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Tahun 2024, Indosat Ooredoo Hutchison bersama DKP Aceh, Universitas Syiah Kuala dan pihak terkait lainnya meluncurkan program digitalisasi konservasi mangrove.

Yang berlokasi di kawasan mangrove park, Lampulo, Banda Aceh, yang dikelola oleh pemuda peduli mangrove kutaraja atau pemangku. Sebanyak 15 ribu bibit mangrove diberikan untuk di tanam di lahan seluas 8 hektar tersebut.

Director and Chief Bussiness Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan, dari 15 ribu bibit mangrove, 2.800 diantaranya merupakan donasi dari karyawan Indosat.

Usai melakukan penanaman, pohon mangrove tersebut diberikan tagging untuk memantau perkembangannya.

“15 ribu mangrove diantaranya 2800 adalah kontribusi karyawan Indosat dan ini kami lakukan bersamaan dengan Hari Bumi. Penenaman mangrove ini mendukung bagaimana sustain ability keberlangsungan bumi kita ini adalah harus kita jaga” kata Muhammad Buldansyah, Director and Chief Bussiness Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Surya Darma, pengurus pemangku mengaku ini merupakan langkah strategis, dan memudahkan pihaknya dalam melakukan pemantauan pertumbuhan mangrove dengan menggunakan barcode.

“Disini kita akan melakukan penanaman dan pemantauan melalui barcode dimana pemantauan itu akan melihat pertumbuhan mangrovenya secara digital. Ini suatu kemajuan bagi kami pemangku dimana selama ini telah melakukan penanaman tapi belum sampai ke tahap digitalisasi” ujar Surya Darma, Pengurus Pemangku.

Sementara ditempat berbeda, pihak indosat juga melakukan perjanjian kerjasama dengan pihak Universitas Syiah Kuala dalam hal digitalisasi konservasi mangrove.

Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Agussabti mengatakan program digitalisasi konservasi mangrove ini menjadi solusi terbaik di masa uang akan datang.

“Salah satu aspeknya adalah aspek sosial yaitu pastisipasi masyarakat sehingga program ini tidak hanya dipahami oleh elit-elit tetapi bisa juga mengedukasi masyarakat dan masyarakat bisa berpartisipasi didalamnya sehingga akan melanjutkan kedua yaitu ekonomi dan juga menjaga lingkungan” tutur Agussabti, Warek Bidang Akademik USK.

Dengan digitalisasi konservasi mangrove ini diharapkan dapat mendukung upaya konservasi dan pendidikan lingkungan untuk generasi muda mendatang.

Newspaper Theme

KKJ Aceh  Kutuk Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Meliput Aksi  Demonstrasi Penolakan Pergub JKA

  KKJ Aceh  Kutuk Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Meliput Aksi  Demonstrasi Penolakan Pergub JKA Banda Aceh - Pujatv.com : Sejumlah jurnalis di Banda Aceh mengalami kekerasan...

Rihlah Mahabbah FDM 1447 H Tuntas Digelar, Perkuat Silaturahmi Dai Muda dengan Ulama Aceh

Rihlah Mahabbah FDM 1447 H Tuntas Digelar, Perkuat Silaturahmi Dai Muda dengan Ulama Aceh Banda Aceh - Pujatv.com : Forum Dai Milenial (FDM) sukses melaksanakan...

Yayasan Halimon Al-Asyi Santuni  mantan kombatan pasukan Inong Balee Aceh Rayeuk

Yayasan Halimon Al-Asyi Santuni  mantan kombatan GAM  pasukan Inong Balee Aceh Rayeuk   Banda Aceh- Pujatv.com :  Yayasan Halimon Al-Asyi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan...

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, dengan disertasi Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, dengan disertasi Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan Banda Aceh - pujatv.com : Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe...

POPULERnew
Berita terpopuler