IMAM tidak klaim kemenangan tapi akan lawan begal demokrasi sampai ke MK

Lhokseumawe – pujatv.com : Pasangan calon walikota Lhokseumawe nomor urut tiga Ismail A Manaf dan Azhar Mahmud tidak mengklaim kemenangan saat menggelar konferensi pers di kawasan uteunkot Cunda kota Lhokseumawe Kamis 28 November 2024 dihadapan sejumlah jurnalis.
Paslon nomor urut tiga ini lebih memilih menyerahkan proses perhitungan suara kepada mekanisme yang ada, hanya saja tim pemenangan sudah siap untuk melakukan langkah hukum terkait ditemukan sejumlah kecurangan yang terstruktur dan masiv di lima desa di kota Lhokseumawe.
Hal ini disampaikan oleh Muhammad Raji Firdana selaku juru bicara tim pemenangan Paslon IMAM.

kecurangan yang terjadi selain melibatkan tim sukses paslon tertentu, tetapi juga melibatkan penyelenggara pemilu di beberapa gampong di Kota Lhokseumawe.
“Kami sudah mengumpulkan alat bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum, mulai dari tingkat daerah hingga ke Mahkamah Konstitusi. Perjuangan ini adalah bentuk mempertahankan hak demokrasi dan suara masyarakat,” ungkap Raji
Selain itu Raji juga mengklarifikasi bentrokan yang terjadi di Meunasah Blang Kandang saat pencoblosan surat suara berlangsung, itu merupakan puncak dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu dan Pengawas TPS yang tidak responsif terhadap laporan kecurangan yang dilayangkan oleh warga, karena ada pencoblosan berulang oleh orang yang sama hingga beberapa kali.

Sementara itu Ismail A Manaf, calon Wali Kota dari Paslon IMAM, memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para relawan yang terus mengawal suara rakyat hingga pleno kecamatan, dirinya menghimbau semua pihak agar waspada karena ada indikasi kuat adanya begal-begal demokrasi di kota Lhokseumawe.





