PNL dan Fatoni University Thailand kerja sama program budaya Aceh dan bahasa Indonesia

Lhokseumawe – Pujatv.com : Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), terus memperluas jejaring kolaborasi internasional melalui kegiatan bertajuk “Acehnese Culture and Indonesian Language Program and Implementation of Agreement Signing Ceremony between Fatoni University, Thailand and Politeknik Negeri Lhokseumawe”, pada Senin, 3 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung di ruang theater lantai V Gedung Technopreneurship Development Center (TDC), ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Thailand.
Sebanyak 10 orang mahasiswa asal Negeri Gajah Putih, Thailand, dan seorang dosen pembimbing, akan belajar tentang kebudayaan Aceh dan bahasa Indonesia selama sepuluh hari di kampus vokasi PNL.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kolaborasi internasional, khususnya dalam program pertukaran mahasiswa dan pembelajaran lintas budaya, serta menjadi bukti nyata komitmen PNL dalam membangun jejaring global. Ke depannya, PNL juga akan menerima mahasiswa dari perguruan tinggi di Malaysia, Prancis, Filipina, dan Tiongkok. Apalagi PNL akan berubah menjadi universitas politeknik ke depannya.
Sementara itu, Prof. Mahamadaree Waeno, Wakil Dekan Faculty of Liberal Arts and Social Sciences Fatoni University, Thailand, menyampaikan rasa haru dan bangga atas sambutan hangat yang diterima di PNL. Mahasiswa Fatoni University sangat antusias mempelajari budaya Aceh dan bahasa Indonesia, karena Provinsi Pattani, Thailand, punya hubungan sejarah dengan Aceh sejak abad ke-18 Masehi. Kini hubungan tersebut berlanjut kembali agar para mahasiswa memiliki pengalaman di lapangan, khususnya tentang Aceh dan Indonesia.

Bahasa Indonesia kini menjadi bahasa ketiga yang paling banyak diminati oleh mahasiswa di Fatoni University, setelah bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Para mahasiswa datang bukan hanya untuk belajar bahasa, tetapi juga untuk memahami nilai-nilai kehidupan dan budaya lokal Aceh sebagai jembatan persahabatan antarbangsa.





