BPMA ungkap lonjakan produksi migas Aceh melebihi target

Aceh Timur – Pujatv.com : Sebanyak 55 sumur migas tercatat masih aktif berproduksi di Provinsi Aceh, di bawah pengawasan Badan Pengelolaan Migas Aceh atau BPMA.
Sumur-sumur tersebut berada dalam tiga wilayah kerja, yaitu Medco E&P Malaka, Triangle Pase Inc, dan Wilayah Kerja B yang dikelola PEMA Global Energi.
Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan, menyebutkan capaian produksi migas Aceh periode Januari hingga September 2025 berhasil melampaui target dalam Work Plan and Budget atau WP&B 2025.

Dari data BPMA, produksi minyak bumi Aceh mencapai 1.898 barel per hari, atau 114 persen dari target 2025.
Sementara produksi gas bumi mencapai 81,80 MMSCFD, juga melampaui target dengan capaian 104 persen. Total produksi migas Aceh saat ini dihitung setara 16.506 BOEPD.
Meskipun capaian produksi positif, BPMA menilai Aceh masih membutuhkan sumber cadangan energi baru.

Saat ini operasi seismik 3D Cunda–Jeuku sedang berlangsung di Wilayah Kerja B, dan dijadwalkan selesai pada tahun 2026. Setelah itu eksplorasi akan dilanjutkan ke wilayah Bireuen–Sigli.
Dengan capaian produksi yang melampaui target, BPMA berharap eksplorasi baru akan membuka cadangan energi yang lebih besar demi mendukung kontribusi Aceh sebagai daerah penghasil migas.





