Krisis pasokan beras akibat banjir dan longsor

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Krisis pasokan beras akibat banjir dan longsor

Bener Meriah – Pujatv.com : Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah – Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sejak beberapa hari terakhir kian memprihatinkan. Selain merusak ribuan rumah, bencana ini juga menyebabkan terputusnya akses jalan, membuat warga di sejumlah lokasi terisolasi dan kesulitan mendapatkan pasokan makanan seperti beras.

Selain itu, di setiap kecamatan di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah yang terdampak, situasi dan kondisi air saat ini sudah terlihat surut, namun kondisi material banjir dan tanah longsor masih menyisakan di rumah warga baik berupa pasir, bebatuan, dan sampah.

Salah seorang warga, Wahyu Hasanah mengatakan, bahwa pascaterjadinya bencana alam kebanjiran dan longsor dirinya sangat kesulitan untuk mencari pasokan kebutuhan makanan seperti beras. Ia mengatakan, dirinya jauh-jauh dari Kabupaten Aceh Tengah untuk mencari beras di salah satu kilang padi di Kabupaten Bener Meriah, lantaran di wilayahnya sangat kesulitan untuk mencari beras.

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah, provinsi maupun pusat agar dapat segera dipercepat melakukan evakuasi terhadap korban bencana, dan segera memberikan bantuan di wilayah Tengah Aceh.

Hal yang sama dirasakan Zulkifli, warga Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Ia bersama warga lainnya mencari pasokan beras sampai ke Kabupaten Bireuen, dengan melintasi medan yang sangat ekstrem dan jarak tempuh puluhan kilometer.

Ia mengungkapkan, bahwa warga di Kampung Cangduri, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah sebagian para warga sudah mengonsumsi tepung dan ubi karena stok beras sudah habis.

Ia menambahkan, dirinya bersama warga rela mencari pasokan beras hingga jarak tempuh yang begitu jauh, dan melewati jalur hutan yang sangat terjal demi untuk keluarganya.

Kemudian, pemerintah daerah setempat dan tim gabungan dari BPBD serta TNI/Polri, sebenarnya telah berupaya mendistribusikan bantuan logistik, termasuk makanan kebutuhan dapur. Namun, kendala medan dan akses yang sulit menghambat proses penyaluran bantuan ke titik-titik terisolasi, salah satunya yaitu minimnya bahan bakar minyak. Warga berharap bantuan dapat segera menjangkau mereka, mungkin dengan menggunakan jalur udara jika memungkinkan.

Krisis pangan ini akibat sulitnya akses menjadi perhatian serius pihak berwenang. Dapur umum saat ini kini mulai didirikan di beberapa titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Newspaper Theme

Tolak Mediasi Gampong, Keluarga Anak Korban Kekerasan Lapor ke Polisi

Tolak Mediasi Gampong, Keluarga Anak Korban Kekerasan Lapor ke Polisi Aceh Timur – Pujatv.com Keluarga anak berusia 14 tahun yang diduga menjadi korban pengeroyokan di...

Kagama Bangun 26 Huntara untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Kagama Bangun 26 Huntara untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang Aceh Tamiang – Pujatv.com Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) membangun 26 unit hunian sementara (huntara)...

Wamen Komdigi Nezar Patria Soroti Masih Banyak Blank Spot Internet di Aceh Tamiang

Wamen Komdigi Nezar Patria Soroti Masih Banyak Blank Spot Internet di Aceh Tamiang   Aceh Tamiang – Pujatv.com Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Nezar...

BDI PT Perta Arun Gas Lhokseumawe Gelar Khitanan Massal Premium Quality Ceria

BDI PT Perta Arun Gas Lhokseumawe Gelar Khitanan Massal Premium Quality Ceria Lhokseumawe – Pujatv.com Badan Dakwah Islam (BDI) PT Perta Arun Gas (PAG) bekerja...

POPULERnew
Berita terpopuler