Warga Buket Linteung, Aceh Utara, Butuh Tim Medis dan Tenda

Aceh Utara – Pujatv.com : Beginilah kondisi pengungsi di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pasca diterjang banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.
Akibatnya, 397 kepala keluarga atau sekitar 893 jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa hidup di bawah tenda seadanya, yang mereka bangun sendiri dengan terpal plastik dan kayu dari sisa-sisa puing bangunan yang terbawa arus banjir, untuk dapat berteduh.

Seperti diungkap Nazar Khaitami, korban banjir pada 2 Desember lalu ini, rumah Nazar hilang tak bersisa. Banjir bandang di desanya membawa serta bangunan rumah Nazar dan rumah warga lainnya.
Nazar tidak tahu sampai kapan dirinya akan berada di dalam tenda pengungsian ini. Dirinya memprediksi, bisa sampai lima bulan ke depan mereka harus menetap di tenda darurat tersebut.
Hal ini terungkap saat warga dari Desa Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, dan anggota KPA/PA setempat bersama anggota DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi, menyalurkan bantuan sembako dan tim medis ke lokasi bencana tersebut pada 20 Desember lalu.

Hal senada juga diungkapkan oleh keuchik desa setempat, Mansur. Di hadapan anggota dewan yang menyambangi desanya, Mansur mengatakan, hingga saat ini di lokasi pengungsian di desa yang dipimpinnya belum ada tim medis yang ditempatkan untuk memberikan layanan kesehatan kepada para penyintas.
Berdasarkan pengakuan warga dari desa tersebut, bantuan tenda dari BNPB baru tiba di desa mereka sejak dua hari lalu, dan tenda tersebut masih belum mencukupi. Warga juga membutuhkan bantuan lainnya, seperti yang disampaikan oleh Rusli selaku Tuha Peut desa setempat.





