Ini jawaban Tgk Fajri Krueng yang dituding sebagai dalang aksi konvoi bendera GAM di Aceh

Lhokseumawe – Pujatv.com : Aksi pawai dan konvoi bendera Gerakan Aceh Merdeka yang terjadi pada tanggal 25 Desember di berbagai wilayah Aceh, khususnya di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, yang berujung bentrok dengan aparat keamanan, dipicu oleh salah seorang anggota ASNLF yang berada di luar negeri.
Menurut juru bicara KPA Pusat (Jek Libya), Jack Libya, Komite Peralihan Aceh atau KPA tidak pernah mengeluarkan seruan untuk mengibarkan dan melakukan konvoi bendera Bintang Bulan. Ini semuanya karena ulah dari Tgk Fajri Krueng. Pihak KPA meminta warga Aceh bersabar dan meyakinkan publik Aceh bahwa bendera Bintang Bulan ini akan bisa dinaikkan ke depannya.

Selain itu, ada juga warga Aceh yang meminta Tgk Fajri agar pulang ke Aceh jika ingin melakukan kegiatan tertentu dan langsung turun bersama masyarakat, jangan cuma bersuara di luar negeri, sementara ekses dari ajakannya rakyat Aceh yang menanggung jika terjadi bentrok dengan aparat keamanan dan kepolisian.
Bahkan, ada warga yang ditemukan membawa pistol dan senjata tajam dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Lhokseumawe akibat memenuhi ajakan tersebut.

Sementara itu, Tgk Fajri Krueng, anggota ASNLF warga keturunan Aceh yang saat ini bermukim di Amerika Serikat, yang dikonfirmasi Puja TV pada 27 Desember dan dijawab melalui video, tidak menampik tudingan tersebut. Berikut pernyataannya.





