Demo KBRI, diaspora Aceh di Denmark desak UNICEF segera lakukan aksi kemanusiaan di Sumatera dan Aceh

Denmark – Pujatv.com : Lebih dari sebulan pasca banjir besar dan longsor yang melanda Aceh serta dua provinsi lain di Sumatra, sorotan terhadap lambannya penanganan bencana kini datang dari luar negeri.
Di tengah suhu rendah musim dingin, diaspora Aceh di Denmark menggelar aksi solidaritas kemanusiaan di depan Kedutaan Besar Indonesia dan kantor UNICEF di Kopenhagen.
Diaspora Aceh yang tergabung dalam organisasi Acheh-Sumatra Kultur (ASK) menggelar aksi damai di Kopenhagen, Denmark, pada Jumat siang, 2 Januari 2026.
Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas, sekaligus protes atas belum optimalnya penanganan banjir dan longsor di Aceh dan wilayah Sumatra yang telah terjadi sejak akhir November lalu.

Massa aksi yang berasal dari berbagai kota di Denmark berkumpul di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kopenhagen.
Mereka mengecam kebijakan pemerintah Indonesia yang dinilai belum menetapkan bencana tersebut sebagai bencana nasional, meskipun korban jiwa dilaporkan telah melampaui seribu orang serta termasuk ribuan rumah yang hilang harta benda di dalamnya.

Salah seorang peserta aksi sebagai anggota organisasi sosial Acheh-Sumatra Kultur (ASK), Wardina Mahfud, menyatakan bahwa tujuan utama demonstrasi ini adalah mendesak perhatian dunia internasional terhadap penderitaan rakyat Aceh dan Sumatra. Kepada UNICEF, diaspora Aceh tersebut menyerahkan surat resmi yang berisi permohonan dukungan kemanusiaan, termasuk penyediaan air bersih darurat, sanitasi dan kebersihan, perlindungan anak, dukungan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta bantuan psikososial bagi korban trauma.
Para peserta berharap dapat mendorong keterlibatan aktif lembaga internasional itu demi mengurangi penderitaan korban banjir dan longsor di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya.





