Sekber JAB Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Jurnalis dan Warga Aceh Tengah Korban Bencana

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Sekber JAB Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Jurnalis dan Warga Aceh Tengah Korban Bencana

Aceh Tengah – Pujatv.com : Pasca banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh, sejumlah jurnalis di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah diketahui turut kehilangan tempat tinggal, peralatan kerja, serta sumber penghidupan.

Ironisnya, di tengah upaya mereka menyampaikan informasi kepada publik terkait kondisi bencana maupun pascabencana, para jurnalis korban bencana ini justru luput dari perhatian pemerintah.

Merespons kondisi tersebut, Sekretariat Bersama Jurnalis Aceh Barat, atau Sekber Jurnalis Aceh Barat, melakukan aksi solidaritas dan peduli sesama profesi dalam misi kemanusiaan.

Melalui penggalangan donasi internal, Sekber Jurnalis Aceh Barat menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pangan, kebutuhan dasar, serta perlengkapan harian kepada 40 jurnalis Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terdampak banjir dan longsor.

Aksi ini menjadi bukti bahwa solidaritas antarjurnalis masih terjaga kuat di saat negara belum sepenuhnya hadir.

Sekber Jurnalis Aceh Barat berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera memberikan perhatian serius terhadap nasib jurnalis yang turut menjadi korban bencana.

Karena di balik setiap berita yang disampaikan kepada masyarakat, ada manusia, ada keluarga, dan ada perjuangan yang juga membutuhkan perlindungan.

Jurnalisa, salah satu wartawan Aceh Tengah, mengatakan kehadiran rekan-rekan jurnalis dari Aceh Barat benar-benar memberikan semangat dan harapan baru bagi mereka.

Setelah hampir sebulan lebih mereka terpuruk akibat banjir bandang dan longsor, kondisi saat itu sangat berat.

Seluruh akses jalan terputus, listrik padam total, dan jaringan komunikasi lumpuh. Di tengah keterbatasan itu, solidaritas sesama jurnalis menjadi kekuatan untuk bertahan.

Sementara itu, Khaidir Azhar, Ketua Sekber Jurnalis Aceh Barat, mengatakan dalam bencana ini yang menjadi korban bukan hanya masyarakat umum.

Sebagian besar wartawan di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah juga turut terdampak.

Mereka tidak hanya kehilangan alat kerja, tetapi juga kehilangan harta benda, bahkan rumah tempat tinggal.

Kondisi ini tentu sangat berat, terlebih di tengah tuntutan profesi untuk tetap menyampaikan informasi kepada publik.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah dapat menaruh perhatian serius dan memberikan perlindungan kepada jurnalis yang turut menjadi korban bencana, serta bantuan negara saat menghadapi musibah.

Bantuan yang disalurkan tersebut berupa beras dua ton, minyak makan, mi instan, dan pakaian layak pakai. Selain untuk para jurnalis yang terdampak, bantuan logistik tersebut juga disalurkan kepada warga yang masih menetap di sejumlah titik pengungsian.

Ada sekitar lima titik lokasi pengungsian yang disalurkan bantuan, di antaranya Desa Tebuk, Jamur Konyel, Mandale, dan Gele Puloe, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, serta Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya.

Newspaper Theme

Kagama Bangun 26 Huntara untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Kagama Bangun 26 Huntara untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang Aceh Tamiang – Pujatv.com Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) membangun 26 unit hunian sementara (huntara)...

Wamen Komdigi Nezar Patria Soroti Masih Banyak Blank Spot Internet di Aceh Tamiang

Wamen Komdigi Nezar Patria Soroti Masih Banyak Blank Spot Internet di Aceh Tamiang   Aceh Tamiang – Pujatv.com Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Nezar...

BDI PT Perta Arun Gas Lhokseumawe Gelar Khitanan Massal Premium Quality Ceria

BDI PT Perta Arun Gas Lhokseumawe Gelar Khitanan Massal Premium Quality Ceria Lhokseumawe – Pujatv.com Badan Dakwah Islam (BDI) PT Perta Arun Gas (PAG) bekerja...

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Satu Truk Hangus

Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Terbakar, Satu Truk Hangus Aceh Timur – Pujatv.com Sebuah sumur minyak ilegal atau penambangan minyak tradisional yang diduga milik...

POPULERnew
Berita terpopuler