BI Nilai Pemulihan Pascabencana Dorong Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Banda Aceh – Pujatv.com : Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau KPwBI Aceh, optimistis perekonomian Aceh akan mengalami pertumbuhan pada tahun 2026. Optimisme ini didorong oleh upaya pemulihan atau recovery pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang dilakukan pemerintah.
Perekonomian Aceh pada tahun 2025 sebenarnya mengalami pertumbuhan, terlebih dengan adanya program penanggulangan bencana dari pemerintah. Salah satunya melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi dengan alokasi anggaran yang cukup besar.

Bank Indonesia mencatat, laju pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan ketiga tahun 2025 mencapai empat koma empat enam persen secara tahunan atau year on year. Namun pasca bencana yang melanda delapan belas kabupaten dan kota di Aceh, laju pertumbuhan ekonomi Aceh tahun 2025 diperkirakan melambat, pada kisaran tiga koma lima nol hingga empat koma empat nol persen.
Kepala KPwBI Aceh, Agus Chusaini, menyebut perlambatan ini terjadi karena dampak langsung bencana terhadap kehidupan masyarakat. Bencana juga berdampak pada lahan pertanian, jalur distribusi, fasilitas umum, serta sektor utama perekonomian Aceh.

Agus menambahkan, kinerja sektor utama seperti pertanian dan perdagangan diperkirakan mengalami penurunan pada tahun 2025. Meski demikian, Bank Indonesia tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Aceh pada tahun 2026 akan lebih baik.
Optimisme tersebut didorong banyaknya program pemerintah yang akan dilaksanakan selama proses pemulihan pasca bencana di Aceh. Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan anggaran dalam APBN tahun 2026, mulai dari pembangunan hunian tetap hingga bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, termasuk Aceh.





