Karhutla Aceh Barat mendekat ke permukiman, 35 titik api terdeteksi

Aceh Barat – Pujatv.com : Kebakaran lahan gambut yang terjadi di Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, kian mengkhawatirkan. Kebakaran yang terjadi sejak tanggal lima belas Januari lalu kini sudah mencapai lebih dari dua puluh hektar.
Hingga kini petugas belum berhasil memadamkan api di lokasi. Bahkan laporan terkini, api di lokasi kebakaran sudah mendekati permukiman warga.
Kebakaran yang awalnya terjadi di satu lokasi kini terus meluas dan menyebar ke sejumlah kecamatan di Aceh Barat. Kondisi ini membuat upaya pemadaman semakin sulit.

Petugas gabungan dari BPBD, KPH Wilayah 4, TNI, Polri, dan warga terus berjibaku melakukan pemadaman dan penyekatan api. Upaya ini dilakukan untuk mencegah api merembet ke kawasan permukiman warga.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Cut Nyak Dhien Meulaboh–Nagan Raya, sebanyak tiga puluh lima titik api atau hotspot terpantau di seluruh wilayah Aceh Barat. Kondisi cuaca panas dan kering membuat potensi karhutla masih tinggi.
Minimnya sumber air dan karakteristik lahan gambut menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Api yang menjalar di bawah permukaan tanah membuat pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat.

Ahmad Syah, Koordinator Damkar BPBD, mengatakan kebakaran lahan gambut hingga saat ini belum berhasil dipadamkan. Api terus menyebar ke sejumlah kecamatan. Pihaknya terus melakukan pemadaman dan penyekatan agar tidak merembet ke permukiman warga, namun kendala utama masih pada sumber air dan kondisi lahan gambut.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan, mengingat kebakaran lahan gambut yang terus meluas dapat mengancam keselamatan warga.





