Huntara di Aceh Utara Diterjang Angin Kencang, Puluhan Keluarga Kembali Mengungsi

Aceh Utara – Pujatv.com Nasib para pengungsi di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, kembali memprihatinkan setelah 58 unit hunian sementara (huntara) mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Selasa (2/6/2026).
Akibat kejadian tersebut, puluhan keluarga yang selama ini menempati huntara terpaksa kembali mengungsi karena tempat tinggal sementara mereka tidak lagi layak dihuni.
Kerusakan dilaporkan terjadi di empat gampong, yakni Gampong Rumoh Rayeuk, Gampong Langkahan, Gampong Buket Linteung, dan Gampong Geudumbak. Sejumlah huntara mengalami kerusakan berat dengan kondisi atap beterbangan, rangka bangunan roboh, serta dinding yang rusak akibat terjangan angin dan hujan deras.

Sebagian penghuni bahkan harus berupaya menyelamatkan barang-barang mereka di tengah cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut.
Geuchik Gampong Rumoh Rayeuk, A’Kthaillah, mengatakan tingkat kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari rusak ringan, sedang hingga rusak berat.
Menurutnya, untuk mengutamakan keselamatan warga, sebagian penghuni telah dipindahkan ke huntara yang masih kosong dan layak huni. Sementara sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun saudara yang dianggap lebih aman.
Sementara itu, Camat Langkahan, T. Reza Ikhwan, menyebut pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait guna melakukan penanganan darurat bagi warga terdampak.

Saat ini pemerintah kecamatan bersama aparatur desa masih melakukan pendataan terhadap seluruh kerusakan yang terjadi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak para pengungsi.
Warga berharap bantuan darurat serta perbaikan huntara dapat segera direalisasikan agar mereka tidak berlama-lama hidup dalam kondisi serba tidak pasti.
Peristiwa tersebut menambah beban para pengungsi yang sebelumnya telah kehilangan tempat tinggal dan kini kembali harus menghadapi situasi sulit akibat kerusakan hunian sementara yang mereka tempati.
Hingga saat ini, cuaca di wilayah Kecamatan Langkahan masih berpotensi hujan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem susulan yang dapat memperparah kondisi di lokasi pengungsian.





