Pidie Jaya Ubah Sawah Terdampak Banjir Menjadi Lahan Hortikultura


Pidie jaya – Pujatv.com Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memanfaatkan lahan persawahan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor dengan mengembangkan tanaman hortikultura sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat.
Program yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia ini mengubah lahan yang belum dapat ditanami padi menjadi lahan produktif untuk budidaya bawang merah, cabai, dan jagung. Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi sementara hingga rehabilitasi lahan sawah dapat dilakukan secara menyeluruh.
Selain membantu memulihkan sektor pertanian, program ini juga bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan terdampak bencana agar tetap menghasilkan nilai ekonomi bagi para petani.

Salah satu lokasi percontohan berada di lahan Kelompok Tani Makmu Beurata, Kecamatan Meurah Dua. Sekitar satu hektare lahan telah disiapkan untuk penanaman bawang merah dengan target panen pada Juli 2026.
Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pemerintah mulai menerapkan sistem irigasi modern menggunakan teknologi sprinkler yang dinilai lebih efisien dalam penyiraman tanaman. Teknologi tersebut kini diterapkan di empat titik prioritas, yakni Desa Meunasah Teugoh, Dayah Kruet, Babah Krueng, dan Desa Buangan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh guna memperoleh dukungan alat pengolahan lahan serta bantuan benih berbagai komoditas hortikultura.

Pemerintah berharap pemanfaatan lahan pascabencana melalui budidaya hortikultura dapat menjadi harapan baru bagi para petani untuk kembali berproduksi. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan kelompok tani diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pidie Jaya.





