Foto : Bagunan RS Regional Langsa.

LANGSA – PUJATVACEH – Pemerintah Kota Langsa meminta agar pembangunan Rumah Sakit Regional di Kota Langsa agar difasilitasi dan disegerakan pembangunannya oleh Provinsi Aceh dan pemerintah pusat. Rumah sakit regional ini dibangun di area bekas lahan hak guna usaha (HGU) PTPN 1 Langsa dengan luas 16 Ha.

Anggaran pembangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang dikelola Dinas Kesehatan Aceh tahap pertama, dan kedua anggaran yang dikucurkan bernilai 45 milyar rupiah, kemudian tahap tiga berjumlah 35 milyar rupiah. Sedang total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun RS Regional Kota Langsa ini mencapai 1,3 triliun rupiah.

Pembangunan RS regional dinilai sangat mendesak, karena selama ini daya tampung rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Langsa sudah melebihi kapasitas, dan tidak mampu lagi menampung pasien dari tiga daerah, meliputi Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

“Pembangunan RS Regional ini sebenarnya sangat mendesak, mengingat kebutuhan masyarakat yang ada. Dengan itu kami berharap Pemerintah Aceh, dan presiden dapat membantu mempercepat pembagunan RS ini. Jelas Plt Direktur RSUD Langsa, dr. Helmiza Fahri, Sp. OT., ketika ditemui.

Pemko Langsa berharap agar RS regional dapat beroperasi pada tahun 2022 atau tahun 2023 mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini