Nagan Raya – Pujatvaceh.com – Ratusan warga dari desa setempat terus membantu melakukan pencarian seorang remaja yang tenggelam di daerah aliran sungai Krueng Lami sore kemarin. Namun hingga malam hari, korban yang merupakan anak yatim tersebut belum ditemukan, Tim BPBD Nagan Raya dan Basarnas juga masih berada di lokasi kejadian.

Korban bernama Andika (18) yang merupakan remaja pendatang dari Aceh Tengah, namun kini dia sudah beberapa bulan tinggal bersama neneknya di Nagan Raya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Irfanda Rinaldi menjelaskan, korban tenggelam sekitar jam 15.30 WIB. Kejadian berawal saat korban dan keempat temannya pukul 15.00 WIB baru saja selesai gotong royong di desa setempat di kegiatan kenduri kubur.

Kemudian, mereka berlima mandi di sungai, namun nahasnya korban yang diketahui tidak bisa berenang itu terbawa arus sungai dan tenggelam, keempat temannya berusaha menolong namun korban terus terbawa arus.

“Ada 5 orang salah satunya adalah korban setelah melakukan kenduri di makam mereka mandi di sini setelah mandi 4 korban selamat dan 1 korban hilang,” Ujar Irfanda.

Sementara itu, Tim Basarnas Meulaboh, Budi Darmawan mengatakan, penyisiran korban akan difokuskan di hilir sungau sekitar 1 km dari mulai lokasi korban tenggelam.

Budi menambahkan, untuk teknik pencarian akan berputar di lokasi menggunakan double speed boat dari BPBD dan Basarnas, sehingga korban tenggelam akan mengapung ke permukaan air. Namun, hingga malam tadi, penyisiran dihentikan untuk sementara karena posisi jarak pandang yang terbatas.

“Pencarian menggunakan 2 unit double speed boat dari BPBD dan Basarnas Meulaboh. Kita menyisir dan memutari area yang dicurigai dengan boat agar korban bisa naik ke atas permukaan,” Tutur Budi.

Di lokasi yang sama, kepala desa setempat, Anwar menyebutkan, warga merasa berduka atas kejadian ini, karna menurutnya korban ialah sosok anak yang mudah bergaul dengan masyarakat walaupun masih remaja.

Korban merupakan anak yatim yang berasal dari Takengon yang kini tinggal bersama neneknya di desa setempat, dia berharap korban segera ditemukan.

“Dia anak yatim sudah sekitar 3 bulan tinggal bersama neneknya. Semoga jenazah bisa cepat ketemu,” Kata Anwar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini