Aceh Utara – Pujatvaceh.com – Banjir terjadi sejak Rabu dini hari akibat intensitas hujan tinggi menyebabkan tiga sungai meluap hingga merendam dua belas kecamatan di kabupaten Aceh Utara.

Banjir langganan menyebabkan 11 ribu lebih kepala keluarga dan hampir 40 ribu jiwa terdampak. Selain itu, banjir kedua terparah selama tahun 2022, menyebabkan 7 ribu lebih kepala keluarga dan 31.404 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Mulyadi, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara menyatakan, update kondisi banjir pada Kamis, banjir meluas ke 12 kecamatan, diantaranya kecamatan terparah yaitu kecamatan Pirak Timu, Kecamatan Matangkuli, Kecamatan Cot Girek, dan Kecamatan Lhoksukon.  BPBD Aceh Utara melakukan penanganan dengan menyiagakan rapid boat untuk melakukan evakuasi warga dan melakukan pendataan korban banjir.

“Untuk update hari ini sampai tanggal 6, kita sudah meluas sedikit lagi menjadi 12 kecamatan di kabupaten Aceh Utara, mudah-mudahan masyarakat tidak panik walaupun ada penambahan kecamatan yang terdampak. Untuk korban terdampak sejumlah 11.320 KK dengan jumlah jiwa 38.287. Untuk pengungsi sendiri saat ini sudah berjumalah 7.168 KK dengan jumlah jiwa 25.180 yang tersebar di 26 titik pengungsian” ujar Mulyadi, Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Utara.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi selama beberapa hari terakhir mengguyur wilayah penggunungan Bener Meriah dan kawasan Aceh Utara, sehingga tiga sungai meluap dan menyebabkan sejumlah titik tanggul jebol.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments