Kupang – Pujatvaceh.com- Rektor Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Kupang,

Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengakui perbuatannya atas kelalaian yang menyebabkan ribuan ijazah mahasiswa UNDANA salah ketik.

“Saya ikut bertanggungjawab, harusnya saya periksa sebelum tanda tangan. Tapi kelemahan saya karena buru-buru, saya tanda tangan saja karena semua sudah ditandatangani dekan, sudah oke. Saya ikut salah dalam hal itu. Saya tidak mungkin menghindari itu,” kata Max kepada para alumni di Gedung Rektorat Undana, Rabu (20/9).

Kesalahan itu terdapat pada bagian nomor akreditasi pada perguruan tinggi. Nomor yang tertulis diijazah yaitu 38/SK/BAN-PT/Akred/PT/III/2018, sementara yang sebenarnya adalah 121/SK/BAN-PT/Ak/PT/II/2023.

Max juga mengatakan bahwa seluruh dokumen yang ia terima telah ditanda tangani oleh dekan fakultas. Ia menanda tanganinya sehari sebelum acara wisuda.

Atas kejadian ini, Max sudah mengeluarkan surat keterang sebagai klarifikasi terkait kesalahan penulisan akreditasi. Ijazah yang telah dikeluarkan pun dinyatakan sah dan berlaku.

Ia juga bersedia apabila para alumni membawa masalah ini ke jalur hukum. Menurutnya, putusan pengadilan bisa jadi alasan kuat untuk Universitas mencetak ijazah ulang.

“Silakan saja, itu hak mereka (alumni). Saya malah lebih bagus kalau perintah pengadilan, Rektor silakan cetak ijazah baru, itu jadi kekuatan saya,” ucapnya.

Sumber : CNNIndonesia

Foto : Baona

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini