BANDA ACEH – PUJATVACEH.COM – Pasca diberitakan Puja TV, Iskandar Usman Al-Farlaky Anggota DPR Aceh merespon semangat Sirajul Mahatmaha dan teman-temannya dalam menempuh pendidikan via sungai dengan perahu setiap harinya.
Harapan Sirajul Mahatmaha sama seperti murid lainnya, yakni adanya fasilitas jembatan penghubung untuk memudahkan ia dan teman-temannya bersekolah.
Sirajul berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan jembatan itu. deras dan dalamnya sungai , membuat dirinya dan teman-temannya terkendala dalam melakukan aktivitas bersekolah.
“Kami menggunakan boat demi bisa belajar di sekolah, harapannya kepada pemerintah agar dibangun jembatan untuk pergi ke sekolah” Ucap Sirajul, salah seorang murid SD di pedalaman Aceh Timur.
Keinginan murid-murid SD tersebut, disambut baik oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) daerah pemilihan (Dapil) Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Iskandar mengaku, DPR Aceh akan segera merealisasikan keinginan anak-anak pedalaman tersebut.
“Kita coba sampaikan nanti dengan tim anggaran pemerintah Aceh. karena kewenangan pembangunan jembatan gantung apabila memang dimungkinkan di tanggulangi dengan APBA kita akan meminta PUPR untuk membangun alokasi anggaran kesana,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky Anggota DPR Aceh.
Lebih lanjut Al-Farlaky menuturkan, permasalahan jembatan ini akan dibawa ke rapat komisi, untuk menjadi prioritas pada anggaran mendatang. Hal ini dipandang sebagai sesuatu yang harus segera di laksanakan.
“Tapi kalau memang kewenangan pembangunan jembatan gantung ini di APBN, kita juga akan minta Bappeda dan juga pemerintah Aceh untuk sounding ke APBN artinya ke Dinas PUPR Pusat,” tuturnya.
Untuk diketahui, saat ini SD Negeri Sarah Gala, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, merupakan salah satu potret sekolah yang harus mendapat perhatian khusus. Kendati sudah 75 tahun Indonesia merdeka, namun potret miris di dunia pendidikan masih saja terjadi hingga kini.



