Lhokseumawe –Pujatvaceh.com –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kota Lhokseumawe dan lima perusahaan lainnya, menerima piagam penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR), dari Pemerintah Kota Lhokseumawe, Selasa (30/11) kemarin. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi perusahaan, terhadap pembangunan daerah tersebut.

Lima perusahaan lainnya yang juga menerima penghargaan CSR award yakni PT. Perta Arun Gas (PAG), Bank Aceh Syariah Lhokseumawe, PT. PJB 1 PLTMG Arun Lhokseumawe, PT. Pertamina Lhokseumawe Perta Niaga, serta PT. Mawaddah Putri Mandiri.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, menyampaikan, kedepan pihaknya akan menyusun program CSR yang baru, karena sejauh ini Bank Indonesia terus mengawal program CSR hingga penerimanya bisa mandiri. Program CSR Bank Indonesia Lhokseumawe di wilayah kerjanya mencapai puluhan, meliputi kelompok UMKM, hingga kelompok pondok pesantren.

“Kegiatan CSR yang sering kita sebut PSBI (Program sosial bank Indonesia) adalah kegiatan rutin. Tentunya sebagai program rutin kami akan menyusun lagi untuk tahun 2022 apakah ada sesuatu yang baru karena pada prinsibnya CSR BI itu di jaga sampai UMKM itu menjadi mandiri setelah itu baru kita akan mengantikan kadidat lain,” jelas Yukon Afrinaldo, Kepala KPW Bank Indonesia Lhokseumawe

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Setdako Lhokseumawe ini, Walikota Lhokseumawe juga mengukuhkan Forum Tanggung Jawab Lingkungan Perusahaan (FTJLP),  Corporate Social Responsibility (CSR), yang beranggotakan unsur Pemerintahan Kota Lhokseumawe, perusahaan, dan seumlah perguruan tinggi yang ada di daerah tersebut.

Suaidi Yahya menyampaikan, pembentukan forum ini bertujuan agar pemerintah Kota Lhokseumawe, bisa berkoordinasi dengan perusahaan yang ada di daerah tersebut, dalam hal penyaluran CSR, karena sejauh ini pihaknya tidak mengetahui bagaimana sistem penyaluran CSR oleh sejumlah perusahaan tersebut.

Sehingga kedepan Pemko Lhokseumawe akan mengatur mekanisme penyaluran CSR, baik dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, insfratuktur,  hingga peningkatan sektor pariwisata, sesuai dengan ketentuan masing-masing perusahaan, agar tepat sasaran.

“Kita mengharapkan mengharapkan kepada seluruh perusahaan dapat meningkatkan koordinasi dengan pemerintah dalam hal penyaluran CSR, hal Ini sangat penting, supaya bantuan yang diberikan perusahaan-perushaan pada masyarakat lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah,” jelas Suaidi Yahya, Walikota Lhokseumawe.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini