Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Lebih dari 20 orang mahasiswa yang tergabung dalam Gempa, kembali menggeruduk kantor Bupati Aceh Barat. Mereka berunjuk rasa untuk menagih janji Bupati yang tak kunjung terealisasi.

Unjuk rasa tersebut meminta Pemkab setempat, untuk mengevaluasi kinerja Dinas Anak dan Perempuan, karena dinilai tidak respon, terhadap kasus kekerasan terhadap anak, serta mengevaluasi kinerja Satpol PP dan WH, karena dinilai telah melakukan kekerasan terhadap mahasiswa, saat melakukan pengamanan aksi beberapa waktu lalu.

Para mahasiswa secara bergantian berorasi, serta membentangkan sejumlah karton dan spanduk yang bertuliskan sindiran maupun kritikan terhadap institusi pemerintah, yang dinilai tidak proaktif dalam menyelesaikan persoalan pada masyarakat.

Koordinator aksi, Alfaraby Harley, mengatakan, pihaknya akan terus berunjuk rasa, hingga bupati bersedia menemui dan berkomitmen terhadap janjinya pada demonstrasi lalu.

“Sampai saat ini kami belum berjumpa sama Bupati untuk berbicara terkait kasus ini malah karena bupati hanya menyuruh perwakilannya untuk berjumpa dengan kami. Kami tidak mau diwakili, aksi kami ini ingin mendengarkan langsung statement serta apapun yang dikatakan oleh bupati,” jelas Alfaraby Harley, Koordinator Aksi.

Unjuk rasa para mahasiswa ini sudah dilakukan berulang kali, baik di kantor DP3AKB atau didepan kantor Bupati Aceh Barat, mereka berjanji akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak, apabila tuntutan mereka tidak direspon dengan baik oleh Bupati Aceh Barat.

Selama berlangsungnya unjuk rasa, tidak terlihat pejabat pemerintahan yang  menemui para  demonstran untuk menampung aspirasi mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini