Bantuan Banjir Belum Tuntas, Ratusan Warga Langsa Gelar Aksi Unjuk Rasa

Langsa – Pujatv.com Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Korban Banjir Kota Langsa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Langsa, menuntut kejelasan terkait pendataan dan penyaluran bantuan banjir yang dinilai belum berjalan secara adil dan merata.
Aksi tersebut dilakukan karena hingga memasuki bulan keempat pascabanjir yang terjadi pada akhir November 2025, proses pendataan dan pencairan bantuan masih belum tuntas. Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang merasa belum mendapatkan hak mereka secara layak.

Koordinator aksi, Haprizal Roji, menyampaikan bahwa pihaknya membawa tiga tuntutan utama dalam demonstrasi tersebut. Massa mendesak Wali Kota Langsa, Jeffry Santana, dan Sekretaris Daerah Kota Langsa, Suhartini, untuk mundur dari jabatan karena dinilai tidak profesional dalam menangani pendataan dan penyaluran bantuan banjir.
Selain itu, massa juga menuntut agar bantuan banjir dapat dibagikan secara merata kepada seluruh korban terdampak. Tidak hanya berunjuk rasa di kantor pemerintah kota, massa juga mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Langsa untuk meminta agar dilakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap proses pendataan serta penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekda Kota Langsa, Suhartini, menyatakan bahwa aspirasi para peserta aksi akan disampaikan kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pusat. Ia juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak dapat dilakukan secara merata, karena harus mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Saat ini, Pemerintah Kota Langsa disebut masih melakukan pendataan tahap kedua terhadap 38.013 kepala keluarga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Hingga aksi berakhir, kegiatan unjuk rasa berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat kepolisian.





