
Banda Aceh, PUJA TV Aceh: Bardan Sahidi anggota DPRA Minta Menteri BUMN untuk menegur kinerja Bank Syariah Indonesia dan meminta agar Bank Aceh Syariah memperkuat tim IT agar masyarakat tidak menyalahkan pelayanan Bank Syariah yang mulai berjalan di Aceh.
Hal ini disampaikannya dalam agenda sidang paripurna DPR Aceh saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) APBA Tahun 2020 di gedung utama DPR Aceh, Selasa (4/4/21).
Secara tiba-tiba Bardan Sahidi melakukan interupsi ” Interupsi pimpinan, Meneruskan keresahan publik Aceh penguna jasa perbankan dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) pada Bank BUMN dan BUMA di Aceh, BSI dan Bank Aceh Syariah atas kekosongan kas, gagal transfer’ saldo terdebit, yang menyebabkan antrian panjang. Hal ini disebabkan kelemahan managemen dan dukungan IT perbankan di Aceh. Saya meminta pemerintah dapat mengatasi ini dalam waktu yang tidak terlalu lama. Apalagi menjelang Idul Fitri dan pembayaran gaji ASN bulan ke-13.” Ungkapnya.
Ditambahkan juga jangan sampai terjadi nya cluster baru Covid19 karena warga antri berkerumun karena di ATM, pungkas politisi PKS itu.





