Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Pasca pencabutan izin usaha produksi oleh pemerintah pusat terhadap sejumlah perusahaan tambang di Aceh Barat, salah satunya perusahaan yang bergerak di bidang penambangan emas, terdapat sejumlah titik lubang bekas galian tambang emas di kecamatan Sungai Mas, kabupaten Aceh Barat, yang terkesan dibiarkan oleh perusahaan tanpa adanya upaya reklamasi.

Guna menghindari pencemaran lingkungan, perusahaan tambang emas yang ada di kecamatan Sungai Mas, diminta untuk segera melakukan berbagai kewajiban mereka yang telah tercantum dalam amdal, sehingga lokasi tersebut bisa pulih kembali seperti sedia kala.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Barat, Bukhari mengatakan, pihaknya telah beberapa kali meminta kepada dua perusahaan pertambangan emas yang ada di kecamatan Sungai Mas, agar melakukan kewajibannya yang tertuang dalam amdal, seperti reklamasi atau penutupan kembali lubang bekas galian dan penanaman pohon.

“Kedua perusahaan ini kita sudah beberapa kali membuat himbauan untuk eksploitasi emas dapat dijalankan sesuai dengan prosedur yang telah ada aturan seperti dalam amdalnya“ kata Bukhari, Kadis LHK Aceh Barat.

Dari pantauan di lokasi, hingga saat ini di kawasan area perusahaan pertambangan emas ini , masih banyak lubang besar bekas galian yang belum direklamasi. Sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada pencemaran lingkungan dan kerusakan alam, seperti terjadinya longsor dan banjir bandang.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments