Bireuen – Pujatvaceh.com – Hari Santri Nasional yang seharusnya berlangsung pada hari Jum’at (22/10), tetapi diundur di hari Senin, (25/10) bersamaan dengan penyerahan piala kepada santri yang meraih juara pada Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK).
Bupati Bireuen, Muzakkar A. Gani mengatakan, seharusnya pihaknya melaksanakan upacara hari santri pada Jumat lalu, namun kegiatan tersebut diundur ke hari Senin kemarin, bersamaan dengan penyerahan piala dan beasiswa kepada santri yang meraih juara pada Musabaqah Qiraatil Kutub, di Banda Aceh.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bireuen ikut menyampaikan arahan dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, bahwasanya bagi santri harus selalu siap jiwa dan raga, dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan para santri juga diminta untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Hari ini selesai upacara kita melakukan penyerahan piala yang di peroleh anak kita dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub di Banda Aceh. Kemudian kita juga menyerahkan beasiswa santri miskin yang berprestasi untuk satu orang. Dan arahan dari Menteri Agama dalam sambutannya mengajak kita semua untuk ikut serta dalam menerapkan protokol kesehatan” ungkap Dr. H. Muzakkar A. Gani, Bupati Bireuen.



