Flores Timur – Pujatvaceh.com – Para Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah menetapkan dua kecamatan sebagai wilayah dengan siaga darurat bencana kekeringan serta Kebakaran Hutan Dan Lahan (karhutla).

Saat ini, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Avelina Manggota Hallan menyebutkan, dua kecamatan itu yakni Ilebura dan Wulanggitang.

Ia menjelaskan, penetapan status siaga darurat bencana kekeringan dan karhutla ini telah berlangsung sejak September 2023 oleh Pejabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi. “Untuk sementara masih dua kecamatan. Penetapan status siaga ini terhitung sejak September hingga akhir November 2023,” kata Avelina saat dihubungi, Selasa, 3/10/2023.

Avelina juga menerangkan, BPBD Flores Timur telah berkoordinasi dengan seluruh kepala desa dan lurah agar memberikan imbauan kepada warga di masing-masing wilayah untuk selalu waspada terhadap ancaman kekeringan yang berdampak terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Kemudian, setiap kepala wilayah harus memastikan setiap warga tidak melakukan kegiatan berbahaya seperti membuang puntung rokok sembarangan.

Selain dari pada itu, mengedukasi dan mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di lahan pertanian untuk lebih memperhatikan sumber-sumber api agar tidak menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

Sumber : kompas.com

Foto ilustrasi : tekno.tempo.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini