Foto : Kegiatan vaksinasi massal terhadap warga Kota Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE – PUJA TV ACEH – Meskipun gencar dan berperan aktif melakukan sosialisasi untuk mendorong masyarakat agar melakukan vaksinasi, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun sejumlah pejabat elit di Kota Lhokseumawe belum menjalani vaksinasi.

Seperti halnya orang nomor 1 di Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya, bersama wakilnya Yusuf Muhammad, dan Sekretaris Daerah T Adnan, yang ternyata belum menjalani vaksinasi Covid-19.

Kendati demikian, mereka justru terus melakukan berbagai upaya untuk mengajak masyarakat agar bersedia menjalani vaksinasi. Salah satunya dengan mengadakan vaksinasi massal secara gratis di sejumlah lokasi di pusat kota, seluruh puskesmas, hingga ke tingkat desa.

Terkait hal itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki, membenarkan bahwa para pejabat elit Kota Lhokseumawe itu belum menjalani vaksinasi Covid-19 dikarenakan tidak memenuhi persyaratan.

Seperti yang dialami oleh Wakil Walikota Lhokseumawe, yang telah mencoba mengikuti vaksinasi Covid-19 sebanyak 2 kali, namun hasilnya dinyatakan tidak lulus uji screening lantaran mengalami tekanan darah tinggi.

“Karena harus memenuhi 13 syarat untuk melakukan vaksinasi, seperti Wakil Walikota sudah 2 kali memeriksakan diri tapi tekanan darahnya tinggi sampai 220 jadi tidak bisa dilakukan vaksin,” tutur Marzuki.

Hingga saat ini, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe juga tidak mengetahui secara pasti terkait jumlah pejabat daerah di kota tersebut yang telah menjalani vaksinasi Covid-19, maupun sebaliknya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini