Nagan Raya – Pujatvaceh.com – Sebagai orang tua dari Muhammad Fata, Ismail dan Siti Alfiah merasa khawatir mendengar kondisi Negara Ukraina yang saat ini mengalami serangan militer dari Rusia.

Muhammad Fata ialah anak pertama dari 3 bersaudara yang saat ini berada di Ukraina, sejak lulus kuliah di Turki pada 2021 lalu kemudian menjadi salah satu guru Tahfidz Qur’an di salah satu yayasan di Ukraina.

Berdasarkan informasi dari Ismail yakni ayah Muhammad Fata, anaknya baru 6 bulan di negara itu, dan pihak keluarga masih berkomunikasi dengannya dan sering menanyakan keadaan sang anak.

Menurut pengakuan Muhammad Fata kepada orang tuanya, lokasi serangan militer yang sedang dilakukan Rusia berada jauh dengan Yayasan Tahfidz Qur’an tempat ia tinggal, sehingga meminta orangtuanya tak khawatir dengan kondisinya saat ini.

Hingga kini, Warga Negara Indonesia yang berada di Ukraina dalam pengawasan Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI. meskipun demikian orang tua Fata tetap berharap sang anak pulang ke Nagan Raya.

“Alhamdulillah dari kabar terakhir berkomunikasi kondisi di sana masih baik-baik saja, karena sudah berkoordinasi dengan KBRI, serta lokasi yayasan Tahfidz di sana jauh dari pusat konflik tapi tetapi saya berharap anak saya pulang,” ungkap Ismail, ayah Muhammad Fata.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments