Ini Tujuan Tgk Fajri Krueng dan Azilul Nazirna Tiro Hadir di Forum PBB di Jenewa

Jenewa – Pujatv.com Kehadiran dua warga Aceh, Tgk Fajri Krueng dan Azilul Nazirna Tiro, dalam forum Expert Mechanism on the Rights of Indigenous Peoples (EMRIP) Sesi ke-19 di Palais des Nations, Jenewa, Swiss, menarik perhatian publik. Keduanya hadir untuk menyampaikan pandangan terkait sejumlah isu yang mereka nilai penting bagi Aceh di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Forum yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 tersebut merupakan mekanisme yang dibentuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UN Human Rights Council) pada 2007. EMRIP bertugas memberikan kajian tematik dan saran teknis mengenai pemenuhan hak-hak masyarakat adat sesuai United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP).

Di sela-sela agenda forum, Puja TV Aceh menghubungi Tgk Fajri Krueng untuk mengonfirmasi tujuan kehadirannya di Jenewa. Fajri, yang kini berdomisili di Amerika Serikat, menjelaskan alasan dirinya mengikuti forum tersebut serta pandangannya mengenai sejumlah persoalan yang berkaitan dengan Aceh.
Dalam kesempatan yang sama, Azilul Nazirna Tiro yang datang langsung dari Aceh juga menyampaikan pandangannya di forum internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran mereka bertujuan menyuarakan aspirasi yang dinilai perlu mendapat perhatian komunitas internasional melalui mekanisme yang tersedia di PBB.
Puja TV Aceh turut menayangkan pernyataan lengkap kedua narasumber mengenai tujuan kehadiran mereka serta isu-isu yang disampaikan dalam forum EMRIP di Jenewa.

Sebelumnya, kehadiran Tgk Fajri Krueng dan Azilul Nazirna Tiro di forum tersebut sempat menjadi perhatian setelah keduanya menyampaikan pandangan mengenai berbagai isu terkait Aceh dalam sesi yang berlangsung di hadapan peserta forum internasional.





