Bireuen – Pujatvaceh.com – Jembatan Peudada yang berlokasi di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, akan segera dibangun kembar. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi putusnya jalur transportasi darat Banda Aceh-Medan.

Pembangunan jembatan kembar ini sudah direncanakan sejak tahun 2016 lalu, namun karena anggaran pembangunannya baru terealisasi pada tahun 2022, jembatan tersebut akan segera dibangun dalam waktu dekat dan telah dilakukan peusijuk (tepung tawar) untuk dimulai pembangunan.

Mukhlis Takabeya, pemenang tender pengerjaan jembatan mengatakan, kondisi jembatan lama memang sudah beberapa kali dilakukan renovasi. Mengingat usianya yang sudah cukup lama dan sudah selayaknya jembatan tersebut dibangun duplikat di sebelahnya.

Anggaraan pembangunan jembatan peudada bersumber dari pusat dengan pagu anggaran senilai 89 Milyar Rupiah, dengan nilai kontrak lebih kurang 64 Milyar Rupiah dengan panjang jembatan 240 meter dan lebar 9 meter.

Mukhlis menambahkan, kontrak kerja jembatan tersebut hingga tahun 2025, namun dirinya menargetkan jembatan terpanjang di lintas timur Aceh ini pada akhir tahun 2023 akan segera bisa difungsikan. Dia juga memastikan selama pembangunan berlangsung, tidak akan terjadi kemacetan.

“Ini sudah sangat membahayakan, jadi sudah sepantasnya harus segera dipikirkan untuk dibangun. Insya Allah tahun ini terlaksana padahal jembatan ini sudah direncanakan di tahun 2016. Baru terealisasi anggaran di tahun 2022 dan jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di lintas timur Aceh”  Ujar Mukhlis Takabeya, Pelaksana Pembangunan Jembatan Kembar Peudada.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments