LANGSA – PUJATVACEH.COM – Kejaksaan Negeri Langsa melakukan penyidikan terhadap proyek pengamanan Pantai Telaga Tujuh Pulau Pusong, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Proyek APBA tahun 2019 bernilai 3 milyar lebih itu, diduga dikerjakan tidak sesuai dengan volume yang ditentukan.

Diduga terjadi kekurangan volume sekitar 30 persen lebih. Akibatnya, diperkirakan telah terjadi kerugian negara sebesar 1 milyar rupiah dari proyek dibawah Dinas Pengairan Aceh itu.

Berdasarkan perhitungan ahli teknik dari Universitas Sumatera Utara, terdapat sejumlah kejanggalan. Diantaranya pekerjaan galian pasir setempat dengan bobot selisih 32 persen dari yang seharusnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Ikhwan Nul Hakim memamparkan, dugaan tindak pidana korupsi proyek APBA tahun 2019 dari Dinas Pengairan aceh tersebut berawal dari laporan masyarakat Pusong Telaga Tujuh kepada pihak kejaksaan. Pasalnya melewati bulan Desember 2019, pihak rekanan masih melakukan pekerjaan bahkan semakin intensif. Padahal kontrak tender pekerjaan itu telah berakhir pada Desember 2019 lalu. Setelah menerima laporan tersebut, timnya langsung terjun kelapangan untuk melakukan penyelidikan.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat Pusong Telaga Tujuh bahwa ada dugaan korupsi APBA tahun 2019 dari Dinas Pengairan Aceh. Pasalnya pihak rekanan masih melakukan pekerjaan walau akhir tender tersebut berakhir pada Desember 2019. Kami telah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut,” Papar Ikhawan Nul Hakim Kajari Langsa.

Selanjutnya Ikhwan menambahkan, Saat melakukan penyidikan, pihaknya mendapati ada kejanggalan lain seperti saat pihak pengguna anggaran atau KPA dan rekanan membuat berita acara hasil pemeriksaan pekerjaan BAHP seakan-akan pekerjaan tersebut telah selesai dikerjakan.

“Setelah kita turunkan tim, sejauh ini ada kejanggalan yang dilakukan pihak rekanan seperti Berita Acara Pekerjaan (BAHP), seakan-akan telah selesai dikerjakan,” Imbuhnya.

Sampai saat ini, kasus telah ditingkatkan kepenyidikan dan menunggu hasil temuan dari pihak BPK, dan selanjutnya memanggil pihak rekanan untuk dimintai keterangan.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments