Kenaikan Harga LPG dan Plastik Tekan Pelaku Usaha di Langsa

Langsa — Pujatv.com Kenaikan harga LPG 12 kilogram dan plastik di pasaran mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha di Kota Langsa. Lonjakan biaya ini dinilai menambah beban produksi, khususnya bagi usaha kecil dan menengah.
Harga LPG 12 kilogram yang sebelumnya berada di kisaran Rp190 ribu per tabung kini naik menjadi Rp235 ribu. Kenaikan tersebut secara langsung meningkatkan biaya operasional harian pelaku usaha.
Tidak hanya itu, harga plastik yang menjadi kebutuhan utama dalam pengemasan produk juga mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat pelaku usaha harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mempertahankan aktivitas produksi.

Salah seorang pelaku usaha kuliner di Langsa, Ummi Salamah, mengaku merasakan dampak langsung dari kenaikan harga tersebut. Meski demikian, ia memilih untuk tetap mempertahankan harga jual produknya agar tidak memberatkan pelanggan.
“Kalau harga dinaikkan, kasihan pelanggan. Jadi untuk sementara kami bertahan,” ujarnya.
Namun, keputusan tersebut berdampak pada penurunan keuntungan yang diperoleh. Ia menyebut margin usaha menjadi semakin tipis di tengah kenaikan biaya bahan penunjang.

Para pelaku usaha berharap kenaikan harga ini tidak berlangsung lama. Mereka juga meminta pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga, sehingga usaha kecil tetap mampu bertahan di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat.





